25 Pelajar Bali Kunjungi Pontianak

Sambutan : Kartiko Sri Wijayanto saat memberikan sambutan dalam kegiatan penyambutan 25 pelajar asal Bali yang berkunjung ke Pontianak dalam program Sekolah Mengenal Nusantara, Senin (19/8). SITI/PONTIANAK POST

PONTIANAK – Bank BNI memfasilitasi peserta program Sekolah Mengenal Nusantara (SMN), asal Bali, yang melakukan kunjungan ke Kota Pontianak. Sebanyak 25 pelajar asal Bali tersebut, selama satu pekan akan dikenalkan dengan potensi daerah melalui interaksi langsung dengan komponen pemerintahan dan masyarakat. di Pontianak, program tersebut dimulai dengan kunjungan ke Rumah Kreatif BUMN (RKB) BNI di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kalimantan Barat, Senin (19/8).

Wakil Pemimpin BNI Wilayah Banjarmasin Bidang Layanan Area Kalimantan Barat, Kartiko Sri Wijayanto, mengatakan, Program SMN merupakan rangkaian kegiatan program BUMN Hadir untuk Negeri, yang digagas oleh Kementerian BUMN untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus dengan tujuan menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air.

“Kunjungannya ke RKB BNI, para peserta SMN akan diberikan pengetahun sekilas terkait produk-produk UKM dan UMKM yang ada di Pontianak, serta proses pembuatan, dan teknik pemasarannya,” ungkap Kartiko.

Di Kota Pontianak, program yang sudah memasuki tahun kedua sejak dimulai tahun 2018 ini, melibatkan sejumlah perusahaan milik negara, di antaranya, Bank BNI, PTPN XIII, PT Askrindo, PT Perindo, dan Perusahaan Gas Negara (PGN) dan Kimia Farma. Program ini, menurut dia, juga sejalan dengan program pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas dan kapabilitas SDM Indonesia.

“Maka dalam hal ini, BUMN diharapkan berpartisipasi dalam membina para generasi muda,” kata dia.

Dari program ini pula, lanjut Kartiko, para peserta akan diberikan edukasi tentang pentingnya membangun jiwa kewirausahaan untuk menghasilkan produk-produk yang dapat bersaing baik di pasar dalam negeri maupun pasar luar negeri. “Dengan mengenalkannya pada RKB, kami ingin mereka menjadi wirausaha, yang bisa mengembangkan potensi yang ada di daerah masing-masing,” kata dia.

Dia menambahkan, program ini direalisasikan untuk seluruh daerah di tanah air, tak terkecuali bagi Kalimantan Barat. Sekitar 25 pelajar asal Kalimantan Barat, juga mengikuti program yang sama dengan berkunjung ke Bali.

Sementara itu, Guru Pendamping program, Made Dewi, mengapresiasi program yang digagas atas sinergi BUMN itu. Dia berharap program ini akan mendorong lahirnya generasi muda yang terjun ke dunia usaha dengan kemampuan yang mumpuni.

“Dengan adanya wadah yang disediakan oleh pemerintah untuk melatih, membina, mengembangkan kreatifitas anak-anak muda ini, semoga mereka bisa lebih semangat lagi untuk menyalurkan bakat sebagai pelaku usaha,” kata dia. (sti)