30 Kader AMPG Pontianak Bantu Kegiatan Belajar Di Tengah Covid-19

PONTIANAK – Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Pontianak menginisiasi kegiatan belajar mengajar yang rencana dilakukan di enam kecamatan Kota Pontianak. Keluhan orang tua murid dengan pembelajaran virtual dikala pandemi covid-19 menjadi dasar tergeraknya kegiatan belajar mengajar ini.

“Total ada 30 kader yang akan turun pada kegiatan AMPG mengajar ini. Dari kegiatan ini diharap Kakak pengajar bisa mendampingi anak-anak ketika belajar. Dalam penerapannya program AMPG mengajar juga tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ungkap Sekertaris AMPG Pontianak, Adi Febri Sutisianto, Sabtu (21/11).

Pembelajarannya nanti tidak akan berkumpul. Tetapi menggunakan beberapa titik seperti menggunakan saung sebagai tempat mengajar, ataupun menggunakan teras rumah warga.

Tidak lupa penggunaan masker, sarung tangan, hand sanitizer dan menjaga jarak menjadi hal penting yang akan diterapkan.

Pengajaran kepada anak-anak ini akan dilakukan selama dua jam yang dibagi menjadi dua sesi. Pada satu jam pertama kakak pengajar akan membantu pengerjaan tugas sekolah anak-anak.

Karena selama sistem pembelajaran jarak jauh banyak tugas diberikan. Ibu-ibu juga cukup kewalahan menghadapi anak-anak yang belajar menggunakan sistem daring.

Materi pembelajaran yang akan diberikan sama seperti belajar di sekolah. Untuk tambahan AMPG akan memberikan wawasan ilmu baru seperti agama dan bahasa Inggris.

Karena masih dalam peringatan hari pahlawan materi kepahlawanan juga akan diberikan. Menurutnya rasa cinta kepada pahlawan mesti dikenalkan sejak dini. Dalam kegiatan belajar mengajar nanti juga akan disediakan door prize. Tujuannya agar anak-anak senang.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Pontianak, Bebby Nailufa menjelaskan, kegiatan AMPG mengajar merupakan kumpulan banyak aspirasi dari masyarakat terutama ibu-ibu. Terkait pembelajaran secara virtual yang dilakukan selama pandemi Covid-19.

Menurut Bebby pembelajaran secara virtual untuk jenjang pendidikan SMP dan SMA bisa diterapkan. Akan tetapi pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar maka tidak bisa sepenuhnya secara virtual. Jadi ibu-ibu merasa kewalahan terlebih ketika masuk ke kawasan menengah ke bawah.

Program AMPG mengajar diharapkan bisa mendidik anak-anak secara langsung terutama pada kawasan padat penduduk. Pelaksanaan program AMPG mengajar di lapangan dipastikan tetap akan menerapkan protokol kesehatan. Dengan menggunakan sarung tangan, pengukuran suhu, dan masker.

AMPG mengajar merupakan salah satu program dari bidang pemuda dan olahraga DPC Partai Golkar Kota Pontianak. Pelaksanaan program secara penuh diserahkan kepada kader-kader Golkar untuk selalu berkarya dan berinovasi.

“Program ini akan kita laksanakan pada enam kecamatan, setiap ketua kecamatan akan memberikan informasi terkait kesiapan RT RW memberikan ruang kader muda untuk berkarya mengajar,” ujarnya.(iza)

error: Content is protected !!