Sambas Diganjar Banyak Penghargaan Bangga Kencana

SAMBAS-Rentetan penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI diterima oleh Kabupaten Sambas.

Penghargaan tersebut langsung diterima Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili yang diberikan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Tenny Calvenny Soriton, Rabu (12/8).

Penghargaan yang diterima itu adalah Manggala Karya Kencana kepada Bupati Sambas, atas dukungan dalam pelayanan KB sejuta akseptor secara serentak pada perayaan Harganas 2020, penghargaan bagi Dandim 1208 Sambas sebagai Kodim terbaik pelayanan KB sejuta Akseptor, penghargaan tingkat II pengelola program Bangga Kencana tingkat provinsi kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Kemudian penghargaan atas dukungan penuh buat Dinas Kesehatan dan Dukcapil Sambas atas kontribusi pelaksanaan program di Kampung KB. Dua orang perwakilan Sambas juga menerima penghargaan nasional dengan kategori pengelola program Bangga Kencana terbaik bagi tenaga lini lapangan. Ditambah lima orang perwakilan Sambas menerima penghargaan pemenang lomba lini lapangan tingkat provinsi.

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili menjelaskan penghargaan yang didapat Kabupaten Sambas berkat sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah.

Dalam menjalankan program peningkatan ketahan keluarga dan keluarga berencana Atbah menjelaskan antar OPD melakukan koordinasi dengan persoalan yang ada di Kampung KB. Seperti Dukcapil dihadirkan di Kampung KB buat melakukan layanan jemput bola dalam pembuatan E KTP.

Kemudian tenaga Kesehatan di Dinkes melakukan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di Kampung KB.

“Dengan ganjaran penghargaan ini, mudah-mudahan seluruh kader di pedesaan semakin bersemangat untuk melaksanakan program Bangga Kencana,” ungkap Atbah.

Saat ini lebih dalam Atbah melanjutkan terdapat 34 Kampung KB di Kabupaten Sambas. Sejak disemat Kampung KB hingga kini aktivitasnya masih berjalan dengan baik.

Agar program Kampung KB bisa berjalan lebih maksimal, iapun sudah menginstruksikan semua OPD menjalankan programnya disana.

“Paling tidak ada satu program yang masuk di Kampung KB. Sejauh ini beberapa OPD sudah aktif dalam pengembangan programnya,” ungkap Atbah.

Tentunya apa yang dicapai ini sudah sangat baik. Ke depan ia berencana menambah anggaran untuk penanganan pembangunan keluarga dan kependudukan.

Seperti temuan kasus kekerasan terhadap anak (cabul) di Sambas angkanya lumayan tinggi. Untuk menekannya, penanganan pun harus dilakukan cepat. Ia ingin komunitas desa yang berjumlah 20 rumah secara bersama sepakat jaga anak dari tindakan pencabulan. Selain ada sanksi hukum yang diberikan, jika terdapat kasusnya di sini, si pelaku juga bakal dikenakan sanksi sosial.

Atbah menambahkan, untuk Tenaga Penyuluh KB jika tidak ada halangan akan dilakukan penambahan.

“Inikan kita (Sambas) sudah mendapatkan penghargaan dari MURI sebagai jumlah akseptor terbanyak di Kalbar. Agar semakin baik, saya akan menambah petugas tenaga KB,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Barat, Tenny Calvenny Soriton mengatakan, penghargaan yang diberikan oleh BKKBN RI ini dilakukan setiap tahun pada sosok dan lembaga yang konsen dengan program Bangga Kencana.

Selain mendapat penghargaan tingkat nasional. Kabupaten Sambas juga menjadi juara satu tingkat provinsi Kalbar tentang program Bangga Kencana. Tenny menjelaskan akan penghargaan ini sebenarnya telah dipantau sejak beberapa bulan lalu.

Terobosan yang dibuat Pemda Sambas seperti kunjungan PKB jemput bola ke rumah-rumah masyarakat dinilai sangat inovatif. Apalagi di tengah pandemi saat ini pemberian alat kontrasepsi jangan sampai putus pakai. Karena bisa beresiko terhadap peningkatan angka kehamilan dan beresiko pada kematian ibu melahirkan.

“Saya juga melihat peran Pemda Sambas dalam merangkul para mitra sangat baik. Inovasi yang dilakukan ini menjadi penilaian kami,” ungkapnya.

Untuk koordinasi bersama mitra, Kabupaten Sambas juga mendapatkan penghargaan. Penghargaan itu diraih Kodim Sambas yang langsung diberikan oleh Panglima TNI.

Akan hal ini, BKKBN juga melaporkan tiap dokumentasi kegiatan ke pusat. Al hasil ini juga disampaikan BKKBN pusat kepada TNI. Sehingga penghargaan panglima TNI dan BKKBN RI jatuh kepada Kodim Sambas sesuai kriteria yang ada.

Semua yang dilakukan Kabupaten Sambas untuk mendukung program Bangga Kencana sangat nyata. Termasuk mendukung tenaga PLKB yang kurang di lapangan dan bisa diangkat kembali. Menurutnya yang dilakukan itu bisa menunjang program Bangga Kencana ke depan semakin baik. Khususnya di Kabupaten Sambas.(iza)

loading...