50 Pasangan di Jawai Ikut Sidang Isbat

sidang isbat

Hadir: Bupati Sambas hadiri kegiatan sidang isbat di Kecamatan Jawai. 50 pasang disidang untuk dapatkan surat nikah sah. Istimewa

SAMBAS – Masyarakat yang sudah menikah diharapkan memiliki surat yang resmi diakui negara. Hal tersebut disampaikan Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH saat menghadiri langsung Sidang Isbat Nikah Terpadu di Gedung Serbaguna Kantor Camat Jawai. Dalam kegiatan yang diikuti 50 pasang warga tersebut merupakan kerja sama Pengadilan Agama, Kementerian Agama Kabupaten Sambas dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil )Kabupaten Sambas.

Atbah berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat memiliki dokumen kependudukan yang valid dan surat nikah yang resmi di akui negara.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sambas yang selalu aktif dalam membantu masyarakat, karena ini merupakan salah satu tanggung jawab pemerintah daerah agar warga mempunyai dokumen yang valid sehingga kedepannya warga tidak mempunyai masalah mengenai dokumen kependudukan, kemudian apresiasi juga kepada Pengadilan Agama Sambas,” kata Bupati Sambas.

Dalam aturan, pernikahan yang sah itu harus tercatat di dokumen negara serta pasangan tersebut harus memiliki surat nikah yang dikeluarkan lembaga negara.

“Agar pernikahan itu sah maka pernikahan harus tercatat dan pasangan itu akan memiliki surat nikah. Ini agar kedepannya tidak ada lagi masalah ketika proses pembuatan KTP, Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran anak,” katanya.

Dan untuk mendapatkan surat nikah, bukanlah hal sembarangan. Harus melalui beberapa tahapan.

“Guna mendapatkan surat nikah tidak sembarangan, warga harus disidang terlebih dahulu,” katanya. Ketua Pengadilan Agama Sambas, Drs Ahmad Juaeni MH mengatakan kegiatan isbat nikah terpadu ini adalah bagiand ari upaya mendata pernikahan yang tidak resmi sehingga dilakukan persidangan agar warga mendapatkan surat nikah yang sah. Pengadilan Agama Sambas, sebutnya, sebelumnya juga sudah menggelar sidang isbat, dan nantinya sejumlah kecamatan lain juga menjadi sasaran.

“Kegiatan dilaksanakan empat kali di tiga kecamatan, sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Teluk Keramat, kemudian di Kecamatan Jawai dan pada 12 November mendatang akan dilaksanakan  di Kecamatan Paloh dan terakhir nanti kembali ke Kecamatan Jawai,” katanya.(fah)

Read Previous

Paolus Dukung PLN Bangun Kelistrikan Sanggau

Read Next

Ini Alasan Mengapa Sarapan Pagi Tak Boleh Dilewatkan?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *