6 Tahun Berjuang Bangun Masjid

BATU PERTAMA: Bupati Sintang Jarot Winarno bersama delapan pengurus Masjid Wali Songo melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid, kemarin. ISTIMEWA

SINTANG – Berjuang sejak 2014 lalu untuk dirikan Masjid Wali Songo yang ada di Kecamatan Sintang tak membuat masyarakat mengendurkan semangat. Pasalnya, komunitas yang menamai Yayasan Wali Songo yang tengah memperjuangkan pembangunan masjid, masih rutin melakukan pengajian dan kegiatan agama lainnya.

Ketua Yayasan Wali Songo, Ulwan menyampaikan, pihaknya sejak 2013 sudah berjuang untuk mendirikan Yayasan Wali Songo dan baru terbentuk pada tahun 2014. Yayasan ini sendiri, menurutnya, berawal dari pengajian Wali Songo dan akhirnya bersama-sama membentuk Yayasan Wali Songo.

“Kami ingin yayasan ini mampu menyatukan banyak elemen umat Islam di Kabupaten Sintang. Kami rutin melaksanakan kegiatan pengajian malam jumat, pengajian ibu-ibu Wali Songo, grup rebana dan kasidah, melaksanakan kurban setiap tahun, bakti sosial yang sifatnya situasional, membangun sekretariat, dan membangun Masjid Wali Songo,” terangnya.

Pembangunan masjid ini juga diharapkan dia mampu mengajak umat muslim yang lain untuk turut membangun. Kendati baru peletakan batu pertama, dia memaparkan, pada peletakannya dilakukan oleh sembilan orang sesuai dengan filosofi Wali Songo.

“Kami juga memiliki rencana di sekitar masjid ini akan dibangun persekolahan. Masjid Wali Songo ini diperkirakan akan menggunakan dana sekitar Rp15 – 20 miliar dan akan mengadopsi bentuk Masjid Wali Songo di Surabaya,” tambahnya.

Bupati Sintang Jarot Winarno juga turut merespons ihwal pembangunan masjid ini. Orang nomor satu di Bumi Senentang ini berpendapat, Masjid Wali Songo ini berada di lokasi yang sangat strategis, sehingga ke depan bisa menjadi tempat singgah jemaah haji sebelum masuk ke Kota Sintang.

“Saya terus mendukung semua pihak untuk memakmurkan masjid yang ada. Saya yakin setelah peletakan batu pertama ini akan mendorong banyak donatur untuk membantu pembangunan masjid ini hingga selesai. Saya memberikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah berusaha dan memulai pembangunan masjid ini,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui,  Pemkab Sintang sudah membantu umat beragama di Kabupaten Sintang, dalam rangka mendukung pembangunan tempat sebagai sarana beragama sebesar Rp5 miliar pertahun, ditambah pokok pikiran anggota DPRD Sintang. “Pemkab Sintang dan DPRD juga sudah banyak membantu pembangunan sarana ibadah dan kegiatan umat Islam dan umat agama lain,” pungkasnya. (fds)

error: Content is protected !!