80 Anak Ikuti Sunatan Massal RS Kharitas Bhakti

PONTIANAK– Sebanyak 80 anak mengikuti sunatan massal gratis yang digelar Rumah Sakit Kharitas Bhakti Pontianak dalam Rangka Hari Jadi Kota Pontianak. Dalam pantauan Pontianak Post, Jumat (26/10) tindakan operasi pada satu anak dilakukan selama lebih kurang setengah jam. Diperkirakan, dalam dua hari selesai dilaksanakan.

Acara bakti sosial tahunan ini sebagai bentuk kepedulian rumah sakit yang berada di Jalan Siam, Pontianak Selatan. Hermawan Wongso, Ketua Panitia kegiatan ini menyampaikan peserta berasal dari Pontianak dan sekitarnya. Jumlah pendaftar, kata dia lebih dari 100 orang, namun yang lolos screening hanya 80 orang.

“Karena harus diperiksa dulu, layak tidak layak. Kondisi kesehatannya bagaimana. Baru kita melakukan tindakan sunatan massal ini,” jelasnya.

Screening atau penyaringan dilakukan pada 21-22 Oktober 2019. Sedangkan tindakan penyunatan dilakukan selama dua hari, yakni dari 25-26 Oktober 2019.

“Dua hari ini kita usahakan selesai. Ada enam bed sekaligus kerja. Selanjutnya anak yang sudah di sunat, diminta kontrol kembali setelah beberapa hari usai tindakan,” jelas dia.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Pontianak. Diwakili Kepala Dinas Kesehatan Pontianak, Sidiq Handanu menyambut baik gelaran ini. Menurutnya, Rumah Sakit Kharitas Bhakti merupakan salah satu pusat pelayanan kesehatan yang rutin mengadakan kegiatan bakti sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Mulai dari operasi katarak, bibir sumbing, hingga sunatan massal. Ke depan, Sidiq juga siap jika ingin bekerjasama dalam penanganan gangguan pendengaran. “ Ke depannya kami juga akan fokus pada gangguan pendengaran,” kata dia.

Direktur Rumah Sakit Kharitas Bhakti, Krisna Karhianto mengatakan hadirnya rumah sakit Kharitas Bhakti sejak awal bertujuan untuk membantu masyarakat. Pihaknya terus berkomitmen dalam menggelar kegiatan sosial yang dibutuhkan masyarakat.

Pihaknya kerap mengambil peran dalam melakukan fogging untuk mencegah demam berdarah, kemudian sudah dua tahun ini fokus pada kegiatan sunatan massal. Selain itu, rumah sakit ini juga membuka pendaftaran operasi bibir sumbing secara gratis.

Mulanya, operasi ini dilakukan secara massal atau dalam jumlah pasien yang banyak. Sekarang, pihaknya akan melakukan tindakan operasi walau pun pasien hanya dua sampai tiga orang saja. Terpenting kata dia, kondisi kesehatan pasien memungkinkan untuk dilakukan tindakan operasi.(mrd)

Read Previous

Gubernur Lampung Ingin SIWO Berperan Memajukan Olahraga

Read Next

Ini Nama 12 Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *