Pelatihan Guru Menulis Berlanjut
80 Persen Tulisan Karya Guru Sudah Rampung

PELATIHAN: PGRI SLCC bersama PGRI Bengkayang saat melangsungkan giat pelatihan guru menulis angkatan II di SD Negeri 14 Bengkayang, kemarin siang. SIGIT ADRIYANTO/PONTIANAK POST

BENGKAYANG – PGRI SLCC (smart learning and character centre) Kalbar bersama PGRI Kkabupaten Bengkayang kembali menggelar kegiatan lanjutan Pelatihan Guru Menulis Angkatan II, yang dihelat di Kabupaten Bengkayang. Kegiatan yang merupakan lanjutan dari penerapan pola In On In tersebut, turut diikuti oleh 17 guru se-Kabupaten Bengkayang di SD Negeri 14, kemarin siang.

Terkait pelatihan tersebut, Ketua PGRI SLCC Kalbar, Dede Yetty Suminar menyatakan bahwa hingga saat ini, setidaknya sudah 80 persen peserta pelatihan guru menulis, yang telah berhasil menyelesaikan naskahnya dan berharap dalam dua minggu kedepan semua karya guru sudah bisa masuk proses penerbitan.

Dia menuturkan, kegiatan bertajuk membangkitkan kesadaran literasi guru dalam meningkatkan profesionalitas, dan penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran tersebut masih akan terus dilanjutkan. Dengan harapan, agar guru sebagai ujung tombak pendidikan mampu menjadi pioner bagi siswa dalam meningkatkan kemampuan literasi di sekolah.

“Untuk kegiatan guru menulis di Kabupaten Bengkayang menggunakan pola in on in. Dengan penerapan dua kali tatap muka dan dua bulan pendampingan yang dilakukan secara tatap muka,” jelas Dede.

Dia mengungkapkan, untuk saat ini setidaknya ada 20 orang guru tercatat sebagai peserta. Sementara untuk naskah hasil tulisan sampai tatap muka kedua, diungkapkan dia, sudah hampir 80 persen selesai.

Dia berharap semua peserta bisa menyelesaikan naskahnya dan menerbitkan buku seperti yang diinginkan. Di sisi lain, dirinya turut berencana agar buku hasil tulusan guru tersebut nantinya dapat diterbitkan untuk bisa dilaunching.

“Harapan kita ini (buku karya guru) bisa dilaunching langsunh oleh Bupati Kabupaten Bengkayang sebagai bentuk apresiasi terhadap karya guru,” harapnya.

PGRI SLCC ingin terus mengembangkan literasi guru dengan melakukan pelatihan serupa bekerjasama dengan Pengurus PGRI kota/Kabupaten lainnya.

“Untuk Bengkayang sendiri yang merupakan angkatan kedua, jika banyak guru yang tertarik dan antusias. Insyaallah akan digagas kembali Kegiatan ini ke depannya,” ungkapnya.

Mewakili PGRI SLCC, dia berharap agar kegiatan guru menulis ini kedepan dapat menjadi pijakan awal bagi peningkatan kemampuan guru-guru, terutama dalam meningkatkan literasi menulis, serta menjadi motivasi untuk terus menelurkan karya-karya berikutnya dalam bentuk buku (tulisan).

Sementara itu, Sekretaris PGRI Kabupaten Bengkayang, Ridwan turut menanggapi positif kegiatan guru menulis yang diinisiasi oleh PGRI SLCC tersebut. Ia meyakini bahwa pelatihan tersebut mampu meningkatkan kompetensi guru Kabupaten Bengkayang di bidang literasi, khususnya menulis.

“Tentunya dalam hal ini, kami dari PGRI kabupaten Bengkayang sangat mendukung dan menyambut baik kegiatan yang bertujuan meningkatkan Kompetensi guru di Kabupaten Bengkayang,” pungkasnya. (Sig)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!