86 Atlet Pelajar Bersaing di Kejuaraan Renang Se Pontianak

PONTIANAK-Sebanyak 86 atlet renang mengikuti kejuaraan renang antar pelajar dan klub renang se Kota Pontianak, bertempat di Kolam Renang Ampera, Kamis (29/10) pagi. Kegiatan tahunan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Pontianak itu langsung dibuka Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Dalam sambutan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono pada para peserta lomba, agar tetap mematuhi aturan protokol kesehatan tentang covid 19. Dalam penyelenggaraan kejuaraan renang antar pelajar dan klub renang se Kota Pontianak ini, iapun berpesan ke petugas Disporapar untuk melakukan pengawasan dan mengingatkan pada semua yang hadir untuk patuh terhadap protokol kesehatan.

Kata dia, selalu menggunakan masker. Cuci tangan, menjaga jarak dan hindari kerumunan. Karena untuk saat ini Pontianak masih dilanda covid 19. Meski demikian, Edi tetap menganjurkan masyarakat tetap berolahraga. Karena dengan olahraga dapat meningkatkan imun tubuh.

“Makanya saya datang ke sini (Kolam renang) untuk menyemangati atlet, tetapi tetap aman dari covid,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, ia juga berpesan pada atlet. Ketika merasakan gejala kurang sehat, seperti flu, batuk pilek apalagi sampai penciuman dan perasa berkurang, diminta dia untuk segera isolasi mandiri, istirahat dan segera memeriksakan diri ke rumah sakit.

Agar terhindar dari covid, pola hidup sehat mesti dilakukan. Makan secukupnya, konsumsi makanan bergizi dan perbanyak vitamin dapat terhindar dari covid. Dengan demikian, aktifitas ekonomi bisa berjalan masyarakat juga dapat aman dari covid.

Di tempat sama, Kepala Bidang Olahraga Disporapar Kota Pontianak, Yusnaldi mengatakan total terdapat 86 atlet renang ikut serta dalam kejuaraan renang pelajar dan antar klub se Kota Pontianak, ke 86 atlet itu, terdiri dari 32 perenang tingkat SD, 26 perenang tingkat SMP dan 28 perenang dari perwakilan klub renang di bawah naungan PRSI Pontianak.

Dalam situasi pandemi covid, pihak panitia memang membatasi pendaftarannya. Itu sebagai antisipasi terjadinya kerumunan. Saat perlombaan renang ini, semua dipantau oleh petugas. Protokol kesehatan menjadi acuan. Dengan begitu acara tetap terselenggara atlet juga bisa berprestasi bebas dari covid 19.(iza)

error: Content is protected !!