Ada Penyakit Bawaan, Bupati Citra Tidak Divaksin Covid 19

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Citra Duani tidak dapat dilakukan vaksinasi lantaran terdapat penyakit bawaan, pada saat dilakukan pencanangan vaksin sinovac di halaman Kantor Bupati Kayong Utara, Sukadana, Kamis (28/1) pagi.

Adapun penyakit bawaan dialami orang nomor satu di Kayong Utara meliputi, polip, gangguan usus, gangguan fungsi hati.

“Saya memiliki penyakit bawaan, polip, gangguan usus, gangguan fungsi hati. Maka dari pada ragu-ragu kita sehatkan dulu diri kita. Termaksud pak Gubernur juga sudah menyampaikan dari segi usia memang belum 60 tahun, tetapi yang meraskan yang bersangkutan. Maka dari itu saya mohon maaf namun untuk yang masih segar-segar, sehat-sehat, itu merupakan salah satu sasaran dari pada vaksin ini,”kata Bupati Citra pada pencangan vaksin, Kamis pagi.

Bupati menyebutkan, dalam menghadapi pandemi Covid 19 tentunya turut melibatkan DPRD, Kapolres, L.O Dandim dan semua pihak yang terlibat. Termaksud dalam halnya untuk mensosialisasikan terkait vaksin Covid 19 ini.

“Bapak Kapolres, Bapak L O Dandim, Ketua DPRD, siang dan malam kita dihadapi dalam rangka penggulangan Covid 19. Termaksud kita dihadapkan sosilisasi vaksin Covid 19 ini,”sebut Citra.

Citra menambahkan, dalam rangka pencanangagan Covid 19 di Kabupaten Kayong Utara, pemerintah juga telah menetapkan pandemi Covid ini sebagai bencana alam pada maret 2020 lalu.

“Pandemi Covid 19 ini memberikan tatanan besar, penigkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Hal ini pun berdampak pada kesehatan, sektor ekonomi, sosial, pariwisata, pendidikan dan sebaginya ,”sebutnya.

Oleh karena itu, lanjut Citra, terkait hal ini perlu segera dilakukan intervensi tidak hanya dari segi penerapan protokol kesehatan. Namun diperlukan intervensi yang komplit untuk memutus mata rantai penularan penyakit melalui upaya pemberian vaksinasi.

“Vaksinasi merupakan upaya kesehatan yang efektif dan efesien dalam mencegah beberapa penyakit menular dan berbahaya. Vaksinasi sebagian besar akan memberikan perlindungan bagi kelompok lainnya,”tambah dia.

Untuk itu, Citra berpesan dengan pelaksanaan vaksinasi ini diharapakan dapat tepat sasaran. “Saya mengimbau tidak hanya pada sektor kesehatan tetapi semua sektoral, dan tentunya masyarakat dapat komitmen bersama dalam menaggulangi Covid,”lanjut dia.

Selanjutnya Citra mengapresiasi kepada pihak yang dapat dilakukan vaksinasi, dan bersedia.” Saya juga mengapresiasi kepada bapak ibu yang bersedia untuk dilaksanakan vaksinasi,”tambahnya.

Bupati menjelaskan dalam pelaksanaan vaksin ini juga ada SOPnya, ada aturanya, tidak segampang yang dibayangkan ” Ini ada SOPnya, tidak seperti yang kita bayangkan. Tentunya yang akan divaksin harus memenuhi syaratnya. Itu sesuai dengan protokolnya,”kata Citra.

Untuk yang tidak dapat divaksin, Citra menyabutkan seperti ibu hamil, terdapat penyakit bawaan hingga usia diatas 60 tahun. Terkait hal ini, Citra mengimbau agar hal ini dapat disosialisasikan.

“Ibu-ibu hamil, jantung, diabet, termaksud penyakit dalam yang dirasakan bersangkutan belum memungkinkan. Maka kita khususkan yang tidak memikii penyakit bawaan dan hal ini tentunya harus di sosilisasikan kepada masyarakat, apa lagi usia 60 ke atas tidak dilakukan vaksinasi,”tambahnya. (dan)

error: Content is protected !!