Aduan Bertambah, 80.344 Pelanggan Keluhkan Lonjakan Tagihan Listrik

 Masih banyak masyarakat yang mengeluhkan lonjakan tagihan listrik. Catatan PT PLN (Persero), sejak Maret hingga hari ini aduan yang masuk mencapai sebanyak 80.344 pelanggan dari seluruh wilayah di Indonesia. Angka tersebut naik dibandingkan data per Kamis (11/6) lalu yang jumlahnya 65.786.

“Keluhan pada bulan Juni 45.480 keluhan dan dari April-Juni ada 80.344 (pengaduan),” kata Senior Executive Vice President Bisnis & Pelayanan Pelanggan PLN, Yuddy Setyo Wicaksono melalui telekonferensi, Senin (15/6).

Yuddy mengklaim, 97,85 persen pengaduan sudah terselesaikan. Pelanggan dihubungi langsung oleh PLN. Setelah diberikan penjelasan, rata-rata pelanggan memahami penyebab tagihan listriknya bisa naik.

“Karena data-data pencatatan kami per bulannya juga lengkap berikut dengan foto-foto untuk meter yang sesuai dengan stand meter yang ada di catatan kami,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Komisi Advokasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Rizal E Halim meminta PLN membuat pernyataan resmi secara rutin untuk menyampaikan informasi secara lengkap dan jelas. Sebab menurutnya, masih banyak masyarakat konsumen PLN yang belum sempat melaporkan billing shock.

“Misalnya tagihan saya biasa Rp 1 juta tiba-tiba tagihan saya Rp 6 juta tapi saya enggak mau ambil pusing karena saya tahu PLN lagi susah jadi saya bayar saja,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri

loading...