Ai Xin Konsisten Berbagi untuk Kaum Kurang Mampu

KEPEDULIAN tulus dari perkumpulan sosial Wadah Himpun Kasih atau Ai XIn yang memposisikan diri sebagai Kepedulian pelita kecil di tempat gelap benar-benar dirasakan manfaatnya bagi kaum kurang mampu yang memerlukan bantuan . Mereka merespon cepat setiap info sosial yang masuk dan  kasih Ai Xin selalu hadir dengan langsung, tepat , benar, jelas , terbuka dan tepat sasaran.

Senin, 4-11-2019, cuaca hujan tidak menghalangi gerak tim sosial Ai Xin . Tim kecil yang dipimpin Sekretaris Umum Frendys Lu , dengan anggota  Lim Tia Khui, Lau Lie Khiang , Kendy Tan dan Lie Khun Seng  tetap melaksanakan tugas bagi kasih sesuai rencana.

Tiba di Gang Mantuka, Jalan Selat Sumbah,  Kel. Siantan Tengah , Pontianak Utara, didampingi Lie Lip Khiu, seorang tokoh masyarakat setempat, mereka masuki sebuah rumah sederhana untuk mengunjungi  Bong Kui Fong ,usia 62 tahun yang penglihatannya terganggu karena tertutup katarak mata. Keadaan ini sangat mengganggu kehidupan keluarga , karena wanita  dari kalangan kurang mampu ini sehari-hari mencari nafkah sebagai penjahit kecil

Masalah tidak tersedianya biaya membuat operasi kataraknya  terus ditunda. Dalam kesempatan ini Ai Xin berbagi kasih sebesar Rp5.000.000.- Saat serahkan bantuan tunai , Kendy Tan berkata : “Ini adalah kasih peduli dari  Ai Xin, semoga bisa fokus  dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan biaya operasi mata ibu ,  semoga nanti ibu bisa lakukan aktifitas seperti dulu”.

Di lokasi tim sosial Ai XIn mendapat info dan dituntun langsung oleh masyarakat setempat ke sebuah rumah kecil di ujung gang , dimana ada keluarga yang  kehidupannya sangat memperihatinkan . Erna , wanita muda usia 24 tahun yang miliki 4  putra , putra  tertuanya  berumur 6 tahun, putra kedua dan ketiga adalah kembar berusia 4 tahun dan putra bungsu berumur 2 tahun.

Erna yang telah  ditinggal suaminya  setahun lalu pernah usaha bunuh diri . Dan kini  dengan badan  kurus  dan  lemah dia derita  sakit dan terus  terbaring di kamar gelap. Erna dan empat anaknya tinggal bersama dengan Fatimah , ibunya Erna, seorang janda berusia 56 tahun yang sehari-hari  hanya bekerja sebagai pembantu tempoler di lingkungan sekitar.

Dia harus banting tulang menghidupkan anak cucunya yang bernasif malang.  Fatimah tidak sanggup membawa Erna untuk ke berobat dan rumah kontrakan mereka ini segera jatuh tempo.

Melihat kondisi yang sangat memperihatin ini, Ai XIn langsung memberi kasih sebesar Rp.3.000.000. kepada Fatimah.

“Ibu , terimalah ini kasih peduli dari Ai XIn, kami ikut prihatin atas kondisi kalian, ibu adalah wanita mulia. Semoga ibu bisa bawa Erna ke dokter terdekat,” kata Frendys Lu sambil berpesan agar hubungi Ai Xin jika selanjutnya ada keperluan mendesak.

Kemudian tim Ai XIn melakukan doa bersama untuk keluarga ini, suasana hining  saat doa berjalan tiba-tiba  terisi suara isak tangis  dari ibu-ibu masyarakat setempat yang ikut hadir.

Selanjutnya di tengah hujan gerimis tim Ai Xin berjalan menuju Gang Harapan 3, disebuah rumah papan tua mereka melihat dekat kondisi Chin Ci Khiong , pria 56 tahun , dia dan istrinya mengalami kecelakaan ditabrak sepeda motor 3 hari lalu saat berjalan kaki. Atas kejadian tersebut , Chin alami pecah tulang paha dan luka mamer di bagian wajah, sedangkan  istrinya menderita luka parah di punggung belakang.

Saat Ai Xin  tiba Chin terbaring di ruang sempit dalam kondisi lemah dengan kaki  terpasang papan gip oleh Shin She tradisinal terdekat. Chin sehari-hari  rajin bekerja sebagai penjual kue keliling dengan sepeda tua. Saat ini tulang punggung keluarga sederhana yang hidup pas-pasan ini mungkin akan terbaring cukup lama karena musibah yang menimpahnya.

“ Ai XIn hadfir bukan karena rasa kasihan , tapi kami datang dengan rasa peduli antar sesama yang penuh kasih, semoga kasih tulus ini bisa ikut meringankan beban kalian. Kami doakan semoga cepat sembuh”. Kata Lau Lie Khiang saat meyerahkan Rp.3.000.000.- dari Ai XIn kepada Chin Ci Khiong.

Dari Siantan tim Ai Xin meluncur ke RS Pro Medika untuk membesut dan melihat perkembangan salah satu pasien kurang mampu , korban kecelakaan lalu lintas yang  dibantu Ai Xin beberapa hari yang lalu. Komunitas sosial yang berbagi dengan santun dan penuh kasih ini, selalu membawa rasa sejuk, damai dan penghiburan kepada kaum kurang beruntung yang tengah tertimpah musibah.**

loading...