Ai Xin Tebar Bantuan Tanpa Membeda-bedakan

KEBERADAAN perkumpulan sosial Wadah Himpun Kasih atau Ai Xin benar benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kurang mampu. Ai Xin hadir memberikan kepedulian untuk membantu meringankan beban. Dibangun dari rasa empati atas musibah atau cobaan yang diderita sejumlah masyarakat, komunitas sosial yang baru saja merayakan ulang tahun ke 6 ini terus berkomitmen memberi kasih dengan prinsip langsung, benar, tepat, jelas selektif dan terbuka.
Kamis (24/10), usai doa bersama dan mendapat pengarahan Ketua Umum Nio Ui Khiang , tim sosial Ai Xin turun lakukan kegiatan bagi kasih sesuai data yang telah disurvei .Tiba di Jalan Selat Panjang-Pontianak Utara, tim Ai Xin masuk di Gang Kali Landak yang sempit . Di sebuah rumah kecil kumuh mereka menjumpai Sunai. Wanita 60 tahun ini menderita stroke dan terkapar di lantai ruang sempit dan gelap serta tanpa ventilasi udara.

ULTAH : Warna-warni Ai Xin rayakan HUT ke 6, Minggu (13/10) belum lama ini.
Sunai hidup bersama suaminya Khou Song An, usia 75 tahun yang sakit tua dan mulai pikun dan seorang putri berusia 30 tahun. Tak ada biaya, Sunai tidak pernah mendapat pengobatan yang layak. Melihat kondisi prihatin , tim Ai Xin serahkan bantuan tunai sebesar Rp.3.000.000 kepada keluarga kurang mampu ini.
“Kami dari Ai Xin dapat info bahwa ibu sakit dan butuh uluran tangan pihak lain, maka terimalah kasih tulus ini, semoga bisa sedikit membantu kalian,” kata Lau Lie Khiang saat serahkan bantuan , dengan santun dia juga berpesan agar hubungi Ai Xin jika nanti ada keperluan mendesak .
Dari Pontianak Utara, tim Ai Xin menuju ke jalan Tanjung Pura menuju Gang Asean. Mereka memberi kasih sebesar Rp.3.000.000 kepada Mo Cu Cu. Nenek 78 tahun yang hidup sebatangkara. Dia tak mampu berdiri karena tulang kakinya pecah dan patah karena alami perapukan.
Selanjutnya tim Ai Xin meluncur ke RSU Antonius. Di ruang ICU lantai 2 , mereka mengunjungi pasien bernama Heronimus Doja. Pria 48 tahun , warga asal Sandai Ketapang ini menderita stroke sehingga dirujuk dan dilarikan ke RSU Antonius Pontianak dua hari lalu dalam keadaan koma . Menurut keterangan medis yang dihimpun Ai Xin, pasien telah melewati masa kritis tetapi masih koma dan harus dirawat intensif di ruang ICU. Akibatnya masalah biaya perawatan dan pengobatan di RS menjadi hal yang membingungkan bagi keluarga kurang mampu ini. Dalam kesempatan ini Ai Xin memberi kasih sebesar Rp.4.000.000 langsung kepada Fransiska, istrinya Heronimus.
“Ibu, kami dari Ai Xin , dapat info dari Sandai, bahwa suami ibu sakit keras dan dirujuk ke sini, kami datang dengan kasih tulus. Semoga kasih ini bermanfaat untuk ringankan beban kalian,” kata Tan Lie Hun dengan penuh kasih sambil menjelaskan bahwa kasih Ai Xin adalah kepedulian tulus yang tidak membeda- bedakan agama , suku dan golongan.
Fransiska tak mampu menahan air mata. ” Terima kasih, puji Tuhan, kami sungguh tak sangka ada bantuan begini berarti pada saat kami sedang kebingungan dan perlu. Ya Tahun balaslah kebaikan ini,” katanya terharu.
Kemudian tim Ai Xin melakukan doa bersama, semoga Tuhan menyembuhkan Heronimus dan mereka yang sakit, dan melindungi dan membetkati semua tenaga medis yang telah bekerja secara maksimal untuk melayani semua pasien dengan penuh kasih. Anggota Ai Xin yang bertugas antara lain Gow Nguan Hui , Lim Tia Khui, Lau Lie Khiang, Tio Liak Chai, Lim Chiang Hai , Tan Lie Hun , Khow Khiok Miang dan Diana Lo. (mrd)

Read Previous

Berharap Izin Hutan Desa Cepat Keluar

Read Next

Indonesia Resmi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *