Ajak Masyarakat untuk Menaati Protokol Kesehatan

MEMBERI ARAHAN: Kasatlantas Iptu Supriyanto memberikan arahan pada sosialisasi protokol kesehatan dan juga aturan dalam berlalu lintas, kemarin (15/9). DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Satlantas Gelar Sosilisasi dan Bakti Sosial HUT ke-65 Polantas

SUKADANA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kayong Utara menyampaikan sosialisasi penerapan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19 dan bakti sosial dalam rangka HUT ke-56 Polisi Lalu Lintas di Sukadana, Selasa (15/9).

“Kita melakukan kegiatan bakti sosial dan melakukan sosialisasi protokol kesehatan. Karena sudah ada Pergub Nomor 110 dan Nomor 44 yang menyatakan dalam masa pandemi ini agar dapat mempatuhi protokol kesehatan bersama,” terangnya ditemui di sela-sela kegiatan.Ia menyampaikan, kegiatan tersebut juga digelar mereka sebagai bakti sosial HUT ke-65 Polisi Lalu Lintas.  Dalam kegaiatan tersebut sejumlah anggotanya diarahkan untuk menyisihkan sedikit rizki.

“Kesempatan kali ini merupakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Lalu Lintas, kita sedikit membagi rizki yang ada pada masyarakat yang kurang mampu. Kita dapat berkontribusi dengan bertemu masyarakat, bertemu dengan Satuan Lalu Lintas,  dan mengedepankan peran sekaligus mengedukasi protokol kesehatan,” ungkapnya.

Dijelaskan dia pada kegiatan tersebut terdapat 50 kotak sembako yang dibagikan mereka kepada masyarakat. Dalam pembagian tersebut mereka juga menyampaikan sosialisasi protokol kesehatan.

“Jadi kita berikan masyarakat yang kurang mampu.  Kita siapkan 50 kotak sembako,  jadi secada random aja. Ketemu di jalan kita kasih, mungkin pada warga bangunan rumah kurang layak, kita datangi. Hari ini kegiatan depan Polres,  Simpang Sedahan, dan pintu masuk Pantai Pulau Datok,” jelasnya.

Ia berharap setelah kegiatan ini masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan dan juga patuh pada aturan dalam berlalu lintas.

“Harapannya setelah ini masyarakat memiliki kesadaran untuk patuh protokol kesehatan,  dan patuh aturan lalu lintas.  Yang berlalu lintas harus ada kelengkapan diri,  dan kendaraan termasuk kaca spion.  Karena motor baru biasanya sudah dipreteli. Kalau memang masih ada ditemukan, kita lakukan tindakan hukum penilangan,” ungkapnya.

Dikatakan dia,  tindakan ke depan akan ditargetkan Kayong Utara tertib dalam menggunakan helm.  Karena, diakui dia, kebanyakan yang dibonceng juga tidak menggunakan helm.

“Karena saya memiliki keinginan,  yang dibonceng juga harus menggunakan helm.  Kerena helm merupkan salah satu kewajiban dalam berkendara, apa lagi helm diciptakan untuk melindungi kepala,” tambahnya. (dan)

loading...