Akhirnya Kontingen Melawi Tampil

Mahsun, Official Kontingen Kabupaten Melawi

SEKADAU – Sempat tidak bisa berangkat akibat banjir yang melanda Kabupaten Melawi, akhirnya kafilah Kabupaten Melawi tiba di Kabupaten Sekadau. Minggu (20/9), kafilah Kabupaten Melawi langsung tampil menyusul penundaan di hari-hari sebelumnya.

Hampir semua anggota kafilah Kabupaten Melawi hadir di Kabupaten Sekadau, hanya orang yang tidak bisa hadir yaitu dari kategori tilawah dewasa, karena tidak bisa berangkat dari kampungnya akibat banjir.

Official Kafilah Kabupaten Melawi, Mahsun menceritakan berbagai cobaan dan tantangan yang harus dihadapi kafilah agar dapat ambil bagian dalam menyemarakkan MTQ ke XXVIII tingkat Provinsi Kalbar di Kabupaten Sekadau.

Mahsun menceritakan, dari sisi persiapan. Diakui tidak ada latihan khusus bagi para kafilah. Lantaran MTQ di tingkat Kabupaten Melawi yang seharusnya dilaksanakan pada November 2019, hingga 2020 tidak dapat terlaksana akibat adanya banjir dan pandemi Covid-19.

“Anak-anak yang tampil ke sini belajar apa adanya. Sebetulnya Kabupaten Melawi juga akan mengadakan MTQ tingkat kabupaten pada November 2019. Tetapi begitu masuk tahun 2020 kita menghadapi pandemi Covid-19 sehingga tidak ada MTQ tingkat Kabupaten Melawi,” ungkapnya.

Sementara dari sisi keberangkatan, Mahsun juga menceritakan absennya kontingen kabupaten Melawi di acara pembukaan MTQ lantaran terjebak banjir. “Seharusnya tanggal 16 kami sudah hadir di sini. Tetapi tidak bisa karena banjir bandang yang melanda Melawi. Ketika melihat barisan Melawi ini kosong semua saat pembukaan, rasanya sedih luar biasa, air mata pun menetes,” ungkapnya.

Meski begitu, Mahsun tetap bersyukur masih diberi kesempatan oleh panitia dan dewan hakim untuk bertanding di hari terakhir perlombaan MTQ di Kabupaten Sekadau. “Harapannya mudah-mudahan anak-anak ini sukses. Walaupun belajarnya apa adanya, siap tidak siap kita harus siap,” ujar Mahsun.

Dirinya pun berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau dan panitia penyelenggara, juga dewan hakim dan rekan media yang sudah mensuport mereka. “Alhamdulillah diberi waktu oleh panitia dan dewan hakim. Kita akan berusaha menampilkan yang terbaik,” pungkasnya.

Untuk jadwal pertandingan,Muhammad Azman, Ketua Dewan Hakim, menuturkan, kontingen Melawi dijadwalkan tampil pada hari terakhir perlombaan, yakni Minggu (20/9). Untuk golongan tartil akan tampil pada Minggu pagi, usai seluruh peserta golongan anak-anak tampil. Sedangkan untuk golongan remaja akan tampil pada Minggu malam, sebelum golongan dewasa. Untuk golongan dewasa akan mengikuti jadwal seperti yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut, Muhammad Azman menjelaskan. Dari kontingen Melawi terdapat satu peserta yang mengundurkan diri, yaitu untuk golongan dewasa putra. “Peserta mengundurkan karena tempat tinggalnya masih terjebak banjir. Jadi tidak bisa berangkat,” ungkapnya

Terkait keputusan tetap ditampilkannya kontingen Melawi dalam perlombaan, Muhammad menjelaskan seluruh panitia dan kontingen dari kabupaten lain sudah sepakat. Mengingat keterlambatan Melawi akibat bencana alam yang tidak dapat diprediksi serta di luar dari kuasa manusia.

“Kita sepakat, harus memaklumi keterlambatan mereka. Karena salah satu tujuan musabaqoh itukan silaturahmi, persaudaraan. Karena memang itu musibah alam, kita tidak bisa menolak,” ujarnya.

“Justru Kabupaten Melawi itu sangat ingin bergabung dengan kita waktu pembukaan kemarin. Tapi terkendala, dan mereka tetap konfirmasi ke kita. Untuk komunikasi, mereka bagus,” tutupnya. (var)

 

error: Content is protected !!