Aksi Heroik Brigadir Ya’ Basri Gagalkan Percobaan Bunuh Diri 

WAWANCARA: Brigadir Ya’ Bashir (kiri) tengah diwawancarai awak media usai menyelamatkan percobaan bunuh diri di Sungai Melawi. FIRDAUS DARKATNI/PONTIANAKPOST

Terjun dari Jembatan Melawi

SINTANG – Sungai Melawi di pagi Sabtu (7/3) tengah pasang dan deras. Kendati jarak dari jembatan ke muka air Sungai Melawi cukup tinggi, seorang gadis remaja (OV) nekat terjun dari tepi jembatan. Namun aksinya itu digagalkan oleh Brigadir Ya’ Basri yang kebetulan lewat saat hendak pulang. Sambil berteriak ‘Allahuakbar’, ia terjun dan berhasil menyelamatkan OV.

Pagi Sabtu (7/3) sekitar pukul 06.00 pagi. Brigadir Ya’ Basri menuntaskan jadwal piketnya di Markas Polres Sintang. Ketika hendak pulang, ia menyaksikan sepasang muda-mudi yang saling tarik-menarik tepat di tepi Jembatan Melawi. Tak lama setelah itu, spontan ia menyaksikan gadis yang tengah cekcok tadi terjun dari Jembatan Melawi.

“Ketika saya melewati Jembatan Melawi, saya melihat ada perempuan dan lelaki yang tengah tarik-menarik di tepi jembatan. Waktu saya berhenti, saya melihat korban perempuan ini sudah meloncat. Saya pun segera meloncat dari atas jembatan dan menyelamatkannya,” ucap Ya’ Basri.

Polisi yang bertugas di Sat Tahti Polres Sintang ini juga menjelaskan bagaimana aksinya ketika menyelamatkan korban. Ia bercerita, saat itu korban hanyut dibawa arus. Waktu itu sungai sedang pasang dan deras. Namun, ia tetap bersikeras berenang mengejar korban. Akhirnya tubuh korban pun berhasil diraih.

“Korban sepertinya tak tahu berenang. Saya berhasil membawanya dari tengah sungai menuju ke tepi. Saya benar-benar kecapekan dan hampir kehabisan napas. Namun, untungnya ada speed boat yang lewat dan ikut membantu. Sesampai di tepi, sudah ada masyarakat yang ikut membantu,” jelasnya.

Alhasil, remaja dengan inisial OV itu selamat. Tak ada luka yang dideritanya. Tak lama kemudian, ambulans pun datang dan membawanya ke rumah sakit. Bersama dengan personel Polres Sintang yang sudah berada di tempat kejadian perkara, Brigadir Ya’ Basri lalu kembali ke Mapolres dan melaporkan kejadian.

“Celakanya, usai menyelamatkan korban, telepon genggam saya hilang,” ungkapnya sambil terkekeh. Setelah didalami kasus tersebut oleh pihak kepolisian. Persoalan asmara diduga menjadi pemicu remaja Sintang berinisial OV tersebut nekad melakukan percobaan bunuh diri.

Sebelum terjun ke Sungai Melawi OV bersama dengan pacarnya TN. Ihwal ini dikonfirmasi ketika kedua pasangan tersebut telah diamankan di Mapolres Sintang.

“Diduga telah terjadi permasalahan antara korban OV dan TN yang merupakan pacarnya,” kata Paur Subbag Humas, Ipda Baryono. Baryono menyebut, ketika korban melompat dari jembatan melawi, pacar korban TN melarikan diri dengan alasan takut.

“Korban dapat diselamatkan. Anggota kemudian menjemput TN di rumah kosnya. Keduanya lantas dibawa ke Polres Sintang” kata Baryono.

Kapolres Sintang, AKBP John H Ginting saat dihubungi Pontianak Post mengapresiasi aksi heroik yang dilakukan Brigadir Ya’ Basri. “Kami merasa bangga dan apresiasi mempunyai anggota yang berani mempertaruhkan nyawanya untuk menolong orang lain,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya juga tengah menyiapkan penghargaan untuk Birgadir Ya’ Basri. Dan berharap tindakan itu bisa menjadi contoh untuk personel kepolisian yang lain.“Pasti akan kita kasih reward. Harapan kita tindakan ini bisa dicontoh oleh personel yang lain,” pungkasnya.(fds)

error: Content is protected !!