Akui Pertahanan Chelsea Disebut Rapuh

Toni Rudiger

Toni Rudiger mengakui betul, pertahanan Chelsea sepanjang musim ini sangat rapuh.

Hal ini terlihat dari jumlah kebobolan pasukan Frank Lampard di ajang Liga Primer Inggris sepanjang musim ini, yang mencapai angka 54.

Untuk tim yang finis di posisi empat besar klasemen akhir Liga Primer, jumlah di atas dinilai sangat buruk. Fans The Blues pun mendesak agar manajer Lampard melakukan perbaikan di lini defensif tim sebelum mengarungi kampanye musim 2020/21 mendatang.

Rudiger, yang merupakan bek utama Chelsea di musim ini, tak menampik penilaian negatif terhadap lini pertahanan timnya jelang laga leg kedua Liga Champions kontra Bayern Munich.

Di pertandingan ini, kubu Stamford Bridge harus berjuang keras untuk membalikkan defisit tiga gol dari pertemuan pertama.

“Wajar saja kalau orang-orang akan mengkritik, sebab kami kebobolan gol terlalu banyak di musim ini,” tutur bek kelahiran Jerman berusia 27 tahun tersebut.

“Ini adalah sesuatu yang selepas pertandingan wajib kita analisis lebih jauh, mencari di mana letak kerapuhan itu dan berusaha untuk memperbaikinya,” sambung eks pilar Stuttgart dan AS Roma ini.

Secara pribadi, Rudiger enggan menikmati masa liburan Chelsea selepas kampanye musim 2019/20 rampung. Menurutnya, banyak PR yang mesti dikerjakan skuad Lampard sebelum memulai kembali perhelatan Liga Primer edisi baru.

“Tidak akan ada banyak liburan, sebab kami akan melalui kembali Liga Primer. Hal ini sama bagi semua pemain dan kami hanya perlu untuk menyesuaikan dengan itu. Kami punya waktu untuk memperbaiki berbagai hal dan itulah yang paling bisa kami lakukan sekarang,” pungkasnya dilansir Goal. Satu-satunya peluang Lampard menutup kampanye musim 2019/20 dengan torehan trofi yakni menjuarai Liga Champions. (int)

 

loading...