Alternatif Model Pembelajaran Menyenangkan

Rohayati

SANGAT dibutuhkan ketersediaan fasilitas dan kemampuan manusia dalam menggunakan teknologi. Bahkan, siswa sekolah yang dulu dianggap harus dijauhkan dari telepon seluler, mendadak harus akrab dengan fasilitas ini. Kebutuhan agar proses pembelajaran jarak jauh atau Belajar dari rumah dapat berjalan efektif.

Banyak spekulasi tentang ketidak berhasilan pembelajaran di rumah , namun dengan strategi jitu dan koordinasi yang baik semua akan berjalan sesuai keingina dan tujuan. Pendidikan merupakan human investment yaitu suatu usaha atau modal yang dikeluarkan untuk menghasilkan manusia terdidik, cerdas dan unggul untuk mengisi kebutuhan masa depan bangsa Indonesia.

Untuk mengisi kebutuhan pendidikan di masa depan, maka mengacu pada visi pendidikan nasional yakni mewujudkan insan  Indonesia yang cerdas komprehensif pada tahun 2025. Dalam Permendiknas Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 tentang standar proses menyebutkan bahwa proses pembelajaran pada setiap satuan pendidikan dasar dan menengah harus interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan ruang yang cukup bagi anak.

Kreativitas dan kemandirian yang diharapkan sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Permasalahannya hingga saat ini, di sekolah terutama di sekolah dasar kegiatan bermain masih dianggap kurang penting. Hal ini dikarenakan  bermain dapat menyita waktu belajar, sehingga belum ada program yang terencana dan terstruktur untuk diterapkan di sekolah. Selama ini proses pembelajaran yang sering ditemui masih menggunakan metode–metode lama, diantaranya metode konvensional yaitu metode ceramah, tanya jawab, pemberian tugas tanpa melihat kemungkinan penerapan model pembelajaran yang lain.

Setiap kegiatan yang berfokus pada proses pengembangan kurikulum dalam pendidikan serta pemanfaatan teknologi di dunia pendidikan menjadi tujuan utama kelangsungan pendidikan Pemanfaatan teknologi secara spesifik dan tempat dapat membantu proses kegiatan belajar mengajar agar lebih efisien dan lancar. Salah satu model yang digunakan dan menarik yaitu model Permainan injak kartu angka dapat digunakan sebagai alternatif  model pembelajaran yang diterapkan di sekolah, agar siswa lebih aktif dalam pembelajaran dengan menghargai perbedaan individu maupun kelompok dan menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.

Selama ini proses pembelajaran yang sering ditemui masih menggunakan metode-metode lama, diantaranya metode konvensional yaitu metode ceramah, tanya jawab, pemberian tugas tanpa melihat kemungkinan penerapan model pembelajaran yang lain. Padahal dengan kemampuan teknologi yang digabungkan dengan permaian tradisinal mampu menarik siswa dalam belajar. Siswa merasa senang dengan model pembelajaran yang unik. Penggunaan model belajar inovatif dan kreatif dapat membuat proses pembelajaran yang menyenangkan dan mengembangkan minat belajar siswa.

(penulis adalah guru di SDN 09 Sanggau)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!