Amankan Kayu tak Berdokumen

Suhud Tri Haryatmo 

RATUSAN keping kayu ilegal diamankan jajaran Polsek Manis Mata pada Sabtu (4/1) lalu. Kayu-kayu yang sudah dipotong menjadi papan dengan berbagai ukuran tersebut, diangkut menggunakan truk. Diduga kayu-kayu tanpa dokumen itu berasal dari perambahan hutan secara ilegal di kawasan Manis Mata.

Kapolsek Manis Mata, IPTU Suhud Tri Haryatmo, mengatakan, ratusan kayu ilegal itu diamankan di jalan poros Dusun Abik, Desa Pakit Selaba, Kecamatan Manis Mata. “Penangkapannya hari Sabtu (4/1) kemarin, sekitar pukul 07.30 pagi. Kayu-kayu itu tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah,” kata Suhud, kemarin (13/1).

Sebelum mengamankan kayu ilegal tersebut, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat, terkait adanya dugaan aktivitas ilegal logging di Desa Pelempangan, Kecamatan Manis Mata. Menindaklanjuti informasi tersebut, sejumlah anggotanya melakukan penyelidikan di kawasan tersebut. Bahkan anggotanya dikerahkan untuk memeriksa setiap truk yang melintas.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, mereka mendapati satu unit truk dengan nomor polisi KB 9841 GD, yang diduga membawa kayu yang melintas di jalan poros Dusun Abik, Desa Pakit Selaba menuju ke Air Upas. Setelah diperiksa, ternyata truk tersebut didapati mereka sedang mengangkut kayu belian olahan yang tidak dilengkapi dokumen yang sah. Truk bersama muatannya diamankan mereka ke Mapolsek.

Dari hasil pemeriksaan diketahui mereka jikak truk tersebut bermuatan kayu ulin, yang sudah diolah menjadi papan sebanyak 25 keping. Setiap papan tersebut, dijelaskan Kapolsek, berukuran panjang 2 meter, lebar 38 sentimeter, dan tebal 2 sentimeter. Kemudian, dia menambahkan, terdapat juga 450 keping kayu berukuran panjang 2 meter, lebar 18 sentimeter, dan tebal 2 sentimeter. “Berdasarkan pengakuan, kayu tersebut milik Julianto alias Aceh Juli,” ungkap Suhud.

Read Previous

Pertanyakan Peluang Ganti Rugi akibat Pemadaman Bergilir

Read Next

Tangani Bencana Alam, Siagakan Tim SAR Yonko 465 Paskhas

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *