Anak dari Pasangan Positif Covid-19 Dinyatakan Negatif

Kedis Kesehatan Kalbar, Harisson saat memberi keterangan pers. foto Shando Safela

PONTIANAK- Kepala Dinas Kesehatan Kabar Harisson menyampakan hasil pemeriksaan laboratorium untuk anak dari pasangan yang terkonfirmsi atau posotif Covid-19 di Pontianak. Anak berusia empat tahun itu dinyatakan negatif Covid-19.

“Hasil laboratorium terhadap seorang anak yang merupakan anak kandung dari pengidap yang terkonfirmasi Covid-19 yang sedang dirawat di RSUD Sudarso hasil labnya dinyatakan negatif,” katanya, Selasa (24/3) sore.

Sebelumnya sang ibu telah terkonfirmasi mengidap Covid-19 dan otomatis menjadi orang ketiga yang dinyatakan positif di Kalbar.

Untuk penanganan istri dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP) pertama dinyatakan positif di Kalbar itu menurutnya diisolasi di rumah pribadinya.

Lebih lanjut dijelaskannya, informasi mengenai hasil laboratorium wanita 30 tahun yang awalnya merupakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid 19 itu diketahui pada, Selasa (24/3) dini hari. “Saya dapat pemberitahuan dari Balitbangkes, Kemenkes, Jakarta bahwa ada satu lagi warga Kalbar yang terkonfirmasi Covid-19, jadi positif Covid-19,” terangnya saat jumpa pers, Selasa (24/3) siang.

Perawatan terhadap ibu berusia 30 tahun ini tidak sama seperti suaminya yang juga positif Covid-19 dan masih diisolasi di RSUD Sudarso Pontianak. Karena kondisinya sehat dan tidak memiliki keluhan apapun, maka ia tetap diisolasi di rumah.

“Jadi saat ini dia sama sekali tidak menunjukkan gejala sakit. Nah pasien ini tetap diisolasi di rumah dan akan diawasi oleh petugas kesehatan serta ketua RT,” ucapnya.

Selama menjadi ODP pun yang bersangkutan lanjut dia sudah diawasi secara ketat. Untuk kebutuhan pokok sehari-hari seperti belanja barang dan lain sebagainya dibantu oleh ketua RT di kediamannya. “Jadi memang ibu ini tidak pernah keluar rumah, dia diawasi ketua RT dan petugas kesehatan,” tegasnya.

Di rumah, sang ibu disebutkan tinggal dengan anaknya berusia empat tahun sembilan bulan. Sore harinya didapatkan informasi bahwa sang anak dinyatakan negatif Covid-19.

Seperti diketahui ibu ini sebelumnya ditetapkan sebagai ODP mulai 10 Maret 2020. Tanggal 24 Maret harusnya menjadi hari terakhir ia menyandang status ODP setelah 14 hari pemantauan.

Pemeriksaan labnya diambil pada 11 Maret 2020 dan diumumkan positif pada 24 Maret 2020.(bar)

error: Content is protected !!