ANBK Dengan Mode Online dan Semi Online

Hj. Sri Siti Haslindar

PUTUSSIBAU-Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kapuas Hulu telah dijadwalkan pada tanggal 4 – 7 Oktober 2021 lalu.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu Hj. Sri Siti Haslindar, S.Pd.,M.Si menyampaikan, sebelum dilaksanakan Asesmen Nasional tersebut, setiap satuan pendidikan telah melakukan serangkaian kegiatan persiapan yang telah dilaksanakan beberapa bulan lalu, termasuk pelatihan proktor dan teknisi ANBK baik tingkat SMP maupun SD.

“Itu dimulai dari sosialisasi, simulasi dan gladi bersih, untuk memastikan kesiapan sekolah pelaksana Asesmen Nasional. Disamping itu, persiapan sarana – prasarana sekolah, seperti komputer atau laptop, dan listrik,” tutur Hj. Sri Siti Haslindar yang juga turun langsung melaksanakan monitoring Asesmen Nasional ke beberapa sekolah pelaksana.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam penerapan Asesmen Nasional, komponen yang diukur bukan hanya pada peserta didik semata, tetapi juga tenaga pendidik dan kependidikan, atau guru dan kepala sekolah, yang juga harus menjawab tentang survei lingkungan belajar.

Dalam penerapan Asesmen Nasional juga sekolah setidaknya harus menyiapkan perangkat seperti laptop sebanyak 15 unit, untuk 15 peserta didik. Jika sekolah sudah memiliki syarat tersebut, maka status di dapodik bisa mandiri dalam pelaksanaan Asesmen Nasional.

“Artinya disini ada namanya mandiri dan ditumpangi, bagi sekolah yang belum memiliki sarana prasarana, menumpang ke sekolah yang mandiri. Atau online dan semi online. Untuk tingkat SMP mode pelaksanaan online diadakan oleh 117 satuan pendidikan, kemudian semi online 192 satuan pendidikan,” jelas Sri.

Dalam pelaksanaan Asesmen Nasional di kabupaten Kapuas Hulu sendiri kata Sri, sempat terkendala, karena bencana banjir yang melanda tepat pada jadwal pelaksanaan Asesmen Nasional, sehingga dilaksanakan jadwal susulan yakni Tanggal 11 – 14 Oktober 2021.

“Kita tidak bisa melaksanakan di tanggal 4 Oktober karena kita tahu semua bahwa Kapuas Hulu di landa banjir, yang menyebabkan akses jaringan internet terganggu, kemudian listrik juga padam total,” tutur Kabid Dikdas ini.

Ditambahkan Sri, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), tahapan pelaksanaan Asesmen Nasional akan dimulai pada 15 Oktober 2021, yakni sinkronisasi dan simulasi, kemudian dilanjutkan dengan simulasi dari Tanggal 18 – 22 Oktober. “Dalam persiapan Asesmen nasional ini, kita juga sudah melaksanakan pelatihan proktor dan teknisi di 23 kecamatan,” timpalnya.

Sri berharap, melalui implementasi Asesmen nasional itu kedepan agar peserta didik, khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu semakin meningkat kualitasnya.

“Bisa mencapai standar minimal dari kemampuan literasi dan numerasi, gemar membaca menjadi budaya positif di sekolah harus ditingkatkan dari sekarang, maka sekolah – sekolah juga harus melengkapi buku bacaan, perpustakaan dibenahi, pendidik dan tenaga kependidikan mendukung terciptanya lingkungan belajar untuk membentuk karakter positif bagi peserta didik,” pungkas Hj. Sri. (dRe)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!