Aneka Seblak Cireng Khas Jawa Barat

Seblak semakin dikenal masyarakat. Kuliner khas Jawa Barat itu, kini hadir dengan beragam jenis, sesuai dengan topingnya. Cireng salah satunya.

Oleh : Siti Sulbiyah

Seblak pada dasarnya menggunakan kerupuk yang diberi bumbu dan disajikan dengan kuah pedas. Bumbu yang paling dominan digunakan adalah cekur atau kencur. Tak heran, kuliner satu ini mengeluarkan aroma kencur ketika disajikan.

“Khas seblak itu selain pedas, adalah bumbu kencurnya,” tutur Owner Dapok Teteh, Asep Ginanjar.

Dengan teksturnya yang kenyal, seblak sangat nikmat disantap dalam keadaan panas usai dimasak. Para penikmat kuliner, biasanya dapat menyesuaikan level pedas kuliner satu ini. Umumnya mulai dari level satu sampai level lima. Semakin tinggi level, semakin pedas pula kuah seblak.

Pembuatan seblak tidak begitu sulit, sebab bahan-bahan yang digunakan mudah ditemukan. Secara umum, Pembuatan seblak hanya perlu mengolah bawang merah, bawang putih, serta kencur dihancurkan menjadi satu. Kemudian ditumis dengan beragam toping, diberi air dan cabai.

Menurut Asep, seiring dengan perkembangan dunia kuliner, jenis seblak semakin beragam. Jika dulu hanya kerupuk, topingnya kini terdiri dari bakso, sosis, hingga makaroni. Adapula yang menggunakan cireng sebagai toping utama.

Cireng atau aci digoreng, merupakan camilan yang dibuat dengan cara menggoreng campuran adonan yang berbahan utama tepung kanji atau tapioka. Bahan makanan ini antara lain terdiri dari tepung kanji, tepung terigu, air, merica bubuk, garam, bawang putih, daun bawang dan minyak goreng. Komposisi tepung akan membuat makanan ringan ini terasa kenyal ketika dimakan.

Cireng bisa menjadi salah satu pilihan toping pada seblak. Seperti seblak cireng yang Asep kreasikan, terdapat lima varian. Apa saja varian seblak cireng tersebut?

Seblak Cireng Original

Sesuai dengan namanya, jenis seblak ini menggunakan cireng sebagai toping utama. Sementara toping lainnya adalah kerupuk, sosis, makaroni, ceker ayam, dan bisa ditambah dengan toping lainnya.

Seblak Cireng Original

Seblak Cireng Isi

Berbeda dengan cireng original, seblak yang satu ini menggunakan cireng isi. Cireng ini biasanya diisi dengan daging ayam, atau daging sapi, sosis, maupun bahan makanan lainnya.

Seblak Cireng Isi

Seblak Cireng Cuanki

Seblak yang satu ini, menjadikan cireng dan cuanki sebagai toping yang paling dominan. Cuanki merupakan salah satu jajanan dari Jawa Barat yang berbahan dasar ikan, daging sapi, tepung tapioka, dan bumbu penyedap lainnya. Meski berbahan dasar tepung seperti cireng, namun keduanya memiliki perbedaan yang mencolok.

“Selain komposisi tepung yang berbeda dengan cireng, pada cuanki terdapat bagian yang dilapisi kulit pangsit,” tutur Asep.

Seblak Cireng Cuanki

Seblak Cireng Batagor Lidah

Seblak ini merupakan seblak original dengan tambahan batagor lidah. Batagor lidah sendiri terbuat tahu yang dilembutkan dan diisi dengan adonan berbahan ikan tenggiri dan tepung tapioka lalu dibentuk gepeng menyerupai lidah.

Seblak Cireng Batagor Lidah

Seblak Cireng Komplit

Sesuai dengan namanya, toping dari seblak ini dilengkapi dengan cireng, cuanki, batagor lidah, dan cireng isi. Tak hanya itu, sebagaimana seblak pada umumnya, topingnya semakin ramai dengan tambahan bakso, sosis, makaroni, hingga ceker ayam. “Bisa juga ditambah pilus,” pungkas dia. **

 

Seblak Komplit FOTO : SITI/PONTIANAK POST
error: Content is protected !!
Hubungi Kami!