Angga dan Sri Melaju ke Tingkat Nasional di Batu Malang  

JUARA : Angga Resmana dan Sri Hartati Jelita Sinaga, akhirnya dinobatkan sebagai juara pertama di ajang Bintang Radio RRI Pontianak, Rabu (11/9).ISTIMEWA

Bintang Radio RRI Pontianak

 Kompetisi Bintang Radio Indonesia RRI Pontianak kembali digelar, Rabu (11/9) malam.  Enam finalis beradu di ajang tahunan ini. Angga Resmana dan Sri Hartati Jelita Sinaga, akhirnya dinobatkan sebagai juara pertama.

MARSITA RIANDINI, Pontianak.

DUA finalis itu nantinya akan mewakili RRI Pontianak di ajang Bintang Radio tingkat nasional yang berlangsung di Batu Malang, Jawa Timur Oktober nanti. Angga Resmana juara satu Bintang Radio Indonesia kategori pria bersyukur karena sudah berhasil menjadi yang terbaik di ajang ini. Angga pun mengaku siap untuk bersaing di tingkat nasional dan akan segera melakukan sejumlah persiapan.

“Saya ucap syukur kepada Allah SWT, atas rezekinya yang berlimpah, sehingga saya bisa juara satu. Persiapan, saya harus banyak belajar lagi sesuai masukan dari dewan juri,” kata Angga yang akrab disapa Dagu itu.

Angga menyatakan jika persiapan maksimal akan dilakukannya, agar bisa bersaing dan mengharumkan nama RRI Pontianak di tingkat nasional.

“Insha Allah bisa. Satu bulan ini akan saya maksimalkan dengan belajar dan terus belajar. Masukan dari dewan juri, saya harus banyak memperbaiki artikulasi dalam bernyanyi dan penegasan kata-kata, serta nafas tentunya,” tutup Angga.

Sri Hartati Jelita Sinaga tidak mengira jika dirinya akan tampil sebagai yang terbaik di ajang Bintang Radio Indonesia RRI Pontianak. Sri berhasil muncul sebagai juara satu kategori wanita, usai menyisihkan dua finalis lainnya, yaitu Syarifah Riyalma Nadhofa dan Flavian Skolastika.

“Puji syukur pada Tuhan. Saya nggak nyangka menang, karena tahun 2016 saya ikut dan penyisihan saja nggak lolos. Kedepannya saya akan terus belajar dan belajar, sehingga bisa memberikan yang terbaik,” timpal Sri.

Sebagai finalis yang akan mewakili RRI Pontianak di ajang Bintang radio Indonesia tingkat nasional, Sri bertekad memaksimalkan kemampuannya untuk menunjang penampilannya di ajang nasional nanti.“Masih banyak yang harus dibenahi. Utamanya nafas dan penampilan tentunya,” ujar dia.

Kepala LPP RRI Pontianak Nazwin Ahmad menilai dua Finalis Bintang Radio Indonesia yang akan melaju ke tingkat nasional memiliki potensi. Namun demikian, dua finalis itu harus terus mengasah kemampuan menghadapi finalis dari daerah lain, yang tentu saja memiliki kemampuan mumpuni.

“Finalis-finalis itu saya lihat karakternya ada. Cuma memang performnya harus lebih dioptimalkan lagi. Karena di tingkat nasional nanti persaingan lebih ketat,” katanya usai menyaksikan malam final Bintang Radio Indonesia di Aula RRI Pontianak.

Lanjut ke tingkat nasional, Nazwin berharap keduanya lebih  totalitas. “Ada perpaduan suara, karakter, cara membawakan lagu, penampilan juga. Nah itu harus dioptimalkan,” sambungnya.

Nazwin memastikan jika keduanya akan mendapat bimbingan dari dewan juri dan orang yang pernah menjajaki ajang Bintang radio sebelumnya. Sebagai seorang yang menggeluti dunia seni musik, Nazwin juga menyarankan agar Angga dan Sri terus berlatih dan berbuat yang terbaik.

“Menang itukan efek ya. Tapi saya ingin mereka optimal, keluarkan karakter mereka dan terus berlatih. Kuncinya memang latiha, bagaimana nafas, stamina itu harus menjadi satu kesatuan,” ungkap Kepta RRI Pontianak yang mahir bermain Bass itu.

Ketua Dewan Juri Bintang Radio Indonesia RRI Pontianak Ari Black, memberikan kiritik kepada dua finalis yang akan tampil mewakili RRI Pontianak, di tingkat nasional. Sebagai mantan juara Bintang Radio, Ari menyebutkan masih banyak yang harus dibenahi, agar dua finalis itu mampu berbicara banyak.

“Angga sama Sri, untuk di tingkat nasional masih kurang. Selama satu bulan kedepan mereka harus mendapat pembinaan esktra, supaya siap tempur di tingkat nasional,” katanya.

Ari menegaskan jika untuk tampil apalagi menjadi juara Bintang radio tingkat nasional bukanlah perkara mudah. Dua finalis yang akan mewakili RRI Pontianak itu, diminta mengasah lebih dalam teknik olah vokalnya, sehingga bisa diperhitungkan dalam penilaian dewan juri.

“Sepertinya yang dicari itu pertama karakter suara yang khas, lalu kemampuan menyampaikan pesan lagu ke audiens, itu paling penting. Aksi panggung itu juga harus diperbaiki. Karena kebanyakan peserta, aksi panggung itu hanya menyesuaikan genre musik, sehingga kurang pas dengan lirik atau cerita lagu yang dibawakan,” tutupnya. **

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read Previous

Kapolda Segel PT. PSL

Read Next

Jaga Kebersihan Pantai dan Laut

Tinggalkan Balasan

Most Popular