Anggaran Rumah Subsidi Habis

ilustrasi perumahan

PONTIANAK – Para developer perumahan bersubsidi tengah berada dalam kondisi sulit. Ketua Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Kalbar, Muhammad Isnaini menyebut pihaknya merasakan adanya tanda-tanda akan habis kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Prumahan ( FLPP) sejak bulan Juni 2019.

“Berdasarkan itu, REI melakukan pendataan dan evaluasi berapa kebutuhan untuk anggota REI Kalbar kemudian kita laporkan kepada DPP REI dan DPP mendata seluruh indonesia untuk dilaporkan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” kata Isnaini di kantor DPD REI Kalbar, Jumat (30/8).

Tanda-tanda yang dirasakan tersebut menurutnya terbukti benar dan sejak Juli hingga awal Agustus 2019 memang sudah habis. Pemerintah melakukan relokasi kuota dari 44 Bank pelaksana dengan melakukan evaluasi dan dinilai penyerapan anggaran dari di 44 Bank tersebut.

“Nah, di Kalbar sendiri untuk Bank Kalbar itu mendapat jatah 200 unit tambahan yang dan itu juga sudah habis. Bank BTN hanya mendapatkan penambahan 1.500 unit, itu pun untuk seluruh Indonesia, di Kalbar kita belum tahu berapa mereka (BTN) dapat, dan kabarnya jatah tambahan untuk BTN itu juga sudah habis,” lanjutnya.

REI Kalbar sendiri menurut Isnaini, pada Bulan Juni 2019 mengusulkan permintaan 3.500 unit tambahan. Namun mulai Juli sampai Agustus diakui Isnaini dirinya belum tahu realisasi pengembang (anggota REI) sudah pada angka berapa. “Kalau untuk yang belum akad ini atau rumah-rumah yang belum diakad ini berjumlah 2.605 unit,” imbuhnya.

Saat ini juga menurutnya DPP REI sudah mengusulkan kepada menteri PUPR untuk tambahan kuota sebanyak 80.000 sampai dengan 100.000 unit untuk REI se Indonesia. “Menteri sudah menulis surat permohonan anggaran subsidi rumah ke Menteri Keuangan dan mendapat respon positif. Saat ini kita sedang menunggu keputusan Menteri Keuangan, mudah-mudahan pemerintah pusat bisa segera merealisasikan penambahan anggaran ini,” harapnya.
Lenih jauh, kata dia, saat ini pengembang tidak bisa merealisasikan akad KPR kepada masyarakat yang butuh rumah yang berakibat pengembang terganggu cash flow nya. “Dengan cash flow terganggu tidak bisa bayar kredit ke Bank, maka tingkat kredit macet akan bertambah, peforma bank nya juga terganggu kemudian pengembang tentu akan menyetop dulu proyeknya yang mengakibatkan tukang-tukang tidak ada pekerjaan dan pengangguran bertambah,” bebernya.

Dampak lain lanjutnya, masyarakat yang sudah ingin punya rumah terkendala tidak bisa pindah menempati rumah baru. Disisi lain, klaim Isnaini, ini juga berdampak pada 174 jenis industri yang menopang sektor perumahan seperti industri keramik, cat, paku dan lainnya.

“Solusinya kita berharap segera ada penambahan kuota anggaran rumah subsidi. Kedua sambil menunggu proses di pusat, keuangan dan segala macam itu kan itu tidak sebentar, nah kita berharap bank-bank juga membuatlah program-program kredit untuk MBR misalnya dengan bungga yang single digit, bunga yang murah ditambah subsidi dari pengembang, kan bank bisa buat seperti itu,” sarannya.

Selain itu yang tak kalah penting kata Isnaini adalah soal perizinan di pemerintah daerah yang harus lebih dipermudah. “Kemudian penyelesaian pemecahan sertifikat maupun balik nama sertifikat di notaris dan BPN dipercepat,” serunya.

Atas kondisi ini, Isnaini menghimbau tanggota REI Kalbar untuk bisa merescheduling rencana bisnisnya, kemudian menahan diri untuk tidak ofensif dulu seperti membeli tanah dan segala macam karena situasi hingga akhir tahun menurutnya masih uncreditable dan masih belum bisa diperkirakan.

“Kemudian untuk tahun 2020 saya dapat informasi ketika rapat di DPP REI Pemerintah telah menganggarkan lebih kurang 9 triliun untuk anggaran rumah subsidi ini. itu sudah diselesaikan pemerintah. Mudah-mudahan dana itu mencukupilah,” katanya penuh harap. (ars)

Read Previous

Komunitas Darbuka Pontianak, Sempat Dikira Ngamen, Sekarang Banyak Peminat

Read Next

Menolak Kenaikan Iuran BPJS

3 Comments

  • you have a great blog here! would you like to make some invite posts on my blog?

  • I?d have to check with you here. Which is not something I usually do! I enjoy reading a post that will make people think. Also, thanks for allowing me to comment!

  • I discovered your blog site on google and check a few of your early posts. Continue to keep up the very good operate. I just additional up your RSS feed to my MSN News Reader. Seeking forward to reading more from you later on!?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *