Angin Squalline Sasar Kalbar, Kecepatan Tercatat 40 Knot

PONTIANAK—Stasiun Data Pengamatan Cuaca di beberapa tempat, mencatat kecepatan angin sangat maksimal pada Jumat (21/2). Dampaknya hujan dengan intensitas sedang sampai lebat disertai petir angin kencang berdurasi singkat mendera Kota Pontianak dan sekitar.

Sutikno, Forecaster BMKG Supadio Pontianak menyebutkan kepada Pontianak Post bahwa berdasarkan data pengamatan di beberapa UPT BMKG di Kalimantan Barat, kecepatan angin maksimum tercatat di Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak yakni 19 knot atau sekitar 34 km/jam.

Sementara di Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, 13 knot atau sekitar 23 km/jam.

Akan tetapi pada pengamatan menggunakan Data Radar Cuaca pada produk PPI Radial Velocity Elevasi terendah bahwa terdeteksi kecepatan angin maksimum sebesar 40 knot di Kota Pontianak.

Untuk analisis menggunakan radar cuaca mengindikasikan fenomena angin kencang termasuk jenis Squalline dan bukan angin putting beliung. Itu karena wilayah terdampak angin kencang sangat luas dan memang tak ditemukan bentuk hook echo pada radar cuaca sebagai tanda puting beliung.

Sutikno menambahkan bahwa hujan lebat disertai petir dan angin kencang mulai terjadi pada siang hari sekitar pukul 14.00 Wib di Kabupaten Kubu Raya (Kecamatan Sungai Ambawang, Rasau Jaya).

Selanjutnya pada pukul 15.00 Wib, hujan lebat disertai petir dan angin kencang juga mendera di wilayah Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya (Kecamatan Kuala Mandor B, Sungai Raya, Kecamatan Kubu) dan sekitar.(den)

error: Content is protected !!