Aruk dan Badau jadi Pilihan Wisman Masuk ke Kalbar

PONTIANAK – Pembangunan sejumlah PLBN dan infrastruktur pendukungnya di Kalimantan Barat berdampak langsung terhadap meningkatnya angka kunjungan wisatawan mancanegara ke provinsi ini.

Badan Pusat Statistik mencatat angka kunjungan turis asing melalui pintu PLBN Aruk, Kabupaten Sambas misalnya selama Januari-November 2019 tembus 14.785 kunjungan. Angka ini naik 30,28 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sementara via PLBN Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, pada periode yang sama kunjungan wisman berjumlah 12.887. Angka ini meningkat 24,85 persen dibanding tahun 2018.

Adapun untuk data terakhir, yakni bulan November 2019, secara keseluruhan kunjungan wisatawan mancanegara yang datang ke Kalbar mencapai 5.509 kunjungan. Atau naik 10,25 persen dibandingkan kunjungan wisman Oktober 2019, sebesar 4.997 kunjungan.

“Kunjungan wisman November 2019 tertinggi datang melalui pintu masuk Supadio (33,09 persen) kemudian disusul pintu masuk Entikong (31,55 persen) dan pintu masuk Aruk (18,04 persen). Sedangkan pintu masuk Nanga Badau merupakan pintu masuk dengan kunjungan terendah (17,32 persen),” ujar Kepala BPS Provinsi Kalbar Pitono kepada Pontianak Post, Jumat (3/1).

Peningkatan jumlah wisman juga berpengaruh terhadap okupansi hotel di Kalbar.

“Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang di Kalimantan Barat November 2019 sebesar 52,89 persen, naik 7,71 poin dibandingkan Oktober 2019 sebesar 45,18 persen. Adapun TPK Hotel Non Bintang di Kalimantan Barat November 2019 naik 0,73 poin yaitu dari 26,69 persen pada Oktober 2019 menjadi 27,42 persen,” sebutnya.(ars)

loading...