Awal Pengabdian sebagai Masyarakat tanpa Batasan Birokrasi

LEPAS: Gubernur Kalbar Sutarmidji bersama Wagub Ria Norsan foto bersama ASN yang dilepas memasuki masa purnabakti, Rabu (2/10). HUMPRO KALBAR FOR PONTIANAK POST

ASN Pemprov Memasuki Purnabakti

Gubernur Kalbar Sutarmidji bersama Wagub Kalbar Ria Norsan melepas 284 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kalbar yang memasuki masa purnabakti, Rabu (2/10).

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

PELEPASAN itu sebabagi wujud kepedulian dan perhatian Pemprov Kalbar. Gubernur Sutarmidji juga memberikan piagam penghargaan dan tali asih kepada setiap ASN yang memasuki purnabakti.

Masa Purnabakti/pensiun merupakan awal dari pengabdian secara langsung sebagai masyarakat tanpa batasan birokrasi. Sutarmidji mengatakan, angka harapan hidup perempuan di Kalbar sudah di atas 70 tahun. Kemudian untuk laki-laki sudah 67 tahun ke atas.

Karena itu menurutnya setiap orang harusnya tidak mengenal lagi istilah usia produktif. Sampai akhir hayat pun semua masih bisa berkarir atau berbuat sesuatu dengan caranya masing-masing. Itu semua bisa dijalankan asal yang bersangkutan bisa menjaga kebugaran tubuhnya.

“Itu tetap produktif, jadi jangan merasa pensiun berarti akhir dari segalanya. Tidak bisa usaha dan diam-diam saja di rumah, tidak ada aktivitas,” katanya.

Sepanjang ada aktivitas untuk mendapatkan penghasilan apapun, disarankannya agar terus dijalanakan. Dari jumlah tersebut, Pejabat Eselon II yang memasuki pensiun sebanyak dua orang, Pejabat Eselon III sebanyak 11 orang, kemudian Pejabat Eselon IV 38 orang. Serta pelaksana dan fungsional tertentu yang memasuki masa pensiun sebanyak 166 orang dan guru yang memasuki masa pensiun sebanyak 67 orang. “Ini yang tahun 2019 saja ya, besok sudah ada yang pensiun lagi,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Marius Marcelius mewakili ASN purnabakti merasa terkesan saat bekerja sebagai ASN. Terutama pengalaman bekerja serta membangun komunikasi dengan teman satu jawatan.
“Di manapun kami ditempatkan, pasti bisa bekerja dengan dengan baik,” kata Mantan Kadis Kehutanan Kalbar itu.(*)

Read Previous

Hindari Aib Nomor Sembilan

Read Next

Bea Cukai Terima Limpahan 6 Unit Mobil Klasik

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *