Banjir di Melawi, Jalan dan Jembatan Putus

BANJIR: Di Kecamatan Nanga Pinoh banjir mulai masuk ke pasar. Mobilitas pun menggunakan perahu akibat jalan direndam banjir. ISTIMEWA

NANGA PINOH – Banjir kembali melanda Kabupaten Melawi. Dari Kecamatan Sokan sampai Kota Nanga Pinoh, jalanan dipenuhi air. Parahnya, banjir ini membuat akses ke Kota Nanga Pinoh kini terputus, karena sejumlah jalan terendam banjir, bahkan hingga setinggi dada orang dewasa.

Hampir semua aktivitas mobilisasi warga terdampak. Masyarakat pun menggunakan perahu untuk melewati jalan dan mengangkut barang.

Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi mengungkapkan, meluapnya Sungai Melawi datang dari perhuluan sampai ke ibu kota kabupaten. Banjir ini juga, lanjutnya, merupakan yang terparah dari sejak 2008 lalu.

Dia menjelaskan, banjir mulai masuk ke Kota Nanga Pinoh dari kemarin, hingga tepat pukul 10.00 WIB banjir sudah memutus akses jalan. Terutama jalan provinsi yang tidak lagi bisa dilewati.

”Bagi yang mau ke Melawi maupun ingin keluar, ada enam titik jalan yang berada sebagai penghubungan utama. Semua akses tersebut sudah terputus, tidak bisa dilewati kendaraan apapun,” kata Kapolres.

Oleh karena itu, ia meminta kepada masyarakat yang beraktivitas agar selalu berhati-hati. Karena di beberapa titik, ada jembatan yang sudah terputus.

“Ada yang kedalamanya hingga 2 meter. Paling tinggi 2,5 meter,” bebernya.

Terakhir, dia menambahkan, saat ini pihaknya terus memantau dampak dari banjir ini. Jajarannya juga turut diturunkan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak banjir ini.

“Kita di jajaran Polres Melawi turun ke lokasi dan membantu masyarakat yang terdampak, semoga banjir ini cepat surut,” tutupnya. (fds)

 

 

loading...