Banjir di Sintang, Ribuan Rumah Terdampak, 59 Rumah Hanyut Dan Jembatan Putus

SINTANG – Bupati Sintang Jarot Winarno menyebut setidaknya ada 8.113 rumah yang terdampak banjir selama kurang lebih lima hari terakhir ini.

Orang nomor satu di Senentang ini berujar, sebaran banjir cukup parah melanda di empat kecamatan. Yakni, Kecamatan Ambalau, Serawai, Kayan Hulu dan Kayan Hilir.

“Sampai hari ini ada 59 rumah dilaporkan hanyut, jembatan yang putus dan termasuk juga jembatan gantung di Desa Lintang Tambuk, Kayan Hulu. Ini harus kita pulihkan bagaimana pun juga,” ungkap Jarot usai menerima bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat di Pendopo Bupati, Selasa (14/7).

Mantan dokter di Rumah Sakit Soedarso ini juga mengatakan, relawan sudah diterjunkan lokasi yang terdampak banjir. Termasuk juga soal bantuan sembako dan posko pengungsi.

“Langkah mitigasi tengah kita lakukan. Kalaulah di Serawai dan Ambalau surut. Dan Kayan Hilir dan Kayan Hulu juga sama. Terpenting adalah pulihkan dampak akibat bencana ini,” bebernya.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang sedang melakukan kesiapsiagaan di hilir sungai.

“Kecamatan Dedai, Binjai Hulu, Ketungau dan Kota Sintang ini perlu kita perhatikan. Penanganan dan koordinasi akan kita kerjakan untuk penanganan bencana ini,” tutupnya. (fds)

loading...