Banjir di Sintang Telan Korban Jiwa

MENINGGAL: Korban tenggelam di rumah duka di Dusun Batu Belian, Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk. (Humas Polres Sintang For Pontianak Post)

SINTANG – Banjir kali ini menelan korban jiwa. Berita duka ini kembali terjadi di Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk,  tepatnya di Dusun Batu Belian. Pada Selasa (21/07) sore warga dikejutkan dengan seruan minta tolong dari anak-anak yang sedang mandi di lanting atau jamban yang mengapung di sungai.

Mereka berteriak karena panik melihat dua temannya tergelincir dan tenggelam. Warga segera membantu dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sepauk yang segera melakukan pencarian terhadap keduanya.

Pencarian tim memakan waktu yang cukup lama. Namun usaha tersebut membuahkan hasil. Keduanya ditemukan, meski dalam keadaan meninggal. Korban atas nama Gibran (7) ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB  waktu setempat setengah jam kemudian temannya yang bernama Iqbal (9) juga ditemukan. Keduanya ditemukan di bawah kolong lanting.

Kapolres Sintang, AKBP John Ginting melalui Kasubbag Humas Polres Sintang, Iptu Hariyanto membenarkan adanya kejadian tersebut. “Memang benar tadi kita menerima laporan dari jajaran Polsek Sepauk jika telah terjadi kejadian tenggelam dengan korban dua anak kecil. Alhamdulillah, keduanya berhasil ditemukan segera, namun sangat disayangkan keduanya telah meninggal dunia. Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga kedua korban, semoga diberi ketabahan atas cobaan ini,” kata Iptu Hariyanto.

Atas kejadian ini, pihaknya mengimbau kepada seluruh warga untuk mengawasi anak-anak yang mandi di sungai. “Kami himbaukan lagi kepada seluruh warga Sintang yang saat ini daerahnya mengalami banjir, mohon orang tua untuk selalu mengawasi putra-putrinya saat mandi di sungai maupun di lokasi banjir, karna ada bagian-bagian yang dalam dan berbahaya,” tambahnya.  Hingga berita ini diturunkan personel Polsek Sepauk bersama warga masih berada di tempat kejadian. (fds)

error: Content is protected !!