Banjir Melawi, Total Kerugian Capai Rp2 M

SWAFOTO: Di tengah banjir melanda di Pasar Pinoh yang mencapai 1 meter lebih, jajaran dari Laka Lantas Polres Melawi juga turut membantu masyarakat yang tempatnya terendam banjir. HUMAS POLRES MELAWI FOR PONTIANAK POST

NANGA PINOH – Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi mencatat setidaknya ada sembilan kecamatan yang terendam banjir di kabupaten tersebut. Yakni, Kecamatan Nanga Pinoh, Tanah Pinoh, Sokan, Sayan, Menukung, Ella Hilir, Pinoh Utara, Belimbing, dan Pinoh Selatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Melawi, Gusti Syafarudin mengungkapkan, dari laporan yang ia terima, hanya dua kecamatan yang tidak terdampak banjir, yaitu Kecamatan Tanah Pinoh Barat dan Belimbing Hulu. “Banjir yang terjadi sejak 9 Juli ini, merendam 14.790 rumah di Kabupaten Melawi. Sebanyak 12.652 keluarga dan 193 fasilitas umum terdampak banjir tersebut,” ungkapnya, Selasa (14/7).

Syafarudin mengungkapkan, belum ada laporan adanya korban jiwa dalam banjir kali ini. Namun diperkirakan dia total kerugian hampir mencapai Rp2 miliar atau sekitar Rp 1.954.012.000.

Masyarakat yang terdampak dari banjir tersebut, dipastikan dia, mengungsi ke rumah keluarga yang tidak terendam banjir. Namun hingga saat ini, dipastikan dia juga bahwa sejumlah bantuan sudah turut berdatangan. “Bantuan sudah ada. Saat ini sedang ada penyerahan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalbar,” pungkasnya.

Sementara Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi menambahkan, saat ini pihaknya tengah memantau ke titik banjir di Nanga Pinoh dan memastikan perkembangan debit air dari meluapnya Sungai Melawi. “Jajaran kami sedang memantau perkembangan sekaligus membantu masyarakat juga memonitor di mana titik lokasi banjir yang paling terdampak,” ucapnya.

Dirinya tak memungkiri bagaimana masyarakat kesulitan untuk mengangkut barangnya dan memindahkan ke tempat yang lebih aman. “Bantuan ke masyarakat juga kami prioritaskan terutama membantu mereka mengangkut barang dan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menghadapi situasi ini. “Barang yang beharga tentu kita meski amankan, kita minimalisir dampak banjir ini seminimal mungkin,” pungkasnya. (fds)

error: Content is protected !!