Bank Kalbar Targetkan Penyertaan Modal hingga Rp100 Miliar

PONTIANAK – BPD Provinsi Kalimantan Barat atau Bank Kalbar menargetkan penyertaan modal dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Kalbar tembus Rp100 miliar. Direktur Utama Bank Kalbar Samsir Ismail mengatakan saat ini angka yang tersetor telah mencapai Rp73 miliar.

Namun beberapa pemerintah kota/kabupaten akan segera menyusulkan setorannya, sehingga target tersebut kemungkinan akan tergenapi. “Sesuai dengan akta nomor 19 tanggal 23 April 2020 tentang pengesahan keputusan RUPS,” kata dia, kemarin.

Dia merincikan, angka tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebesar Rp50 miliar, Pemerintah Kabupaten Sambas sebesar Rp1 miliar, Pemerintah Kabupaten Ketapang sebesar Rp5 miliar, apemerintah Kabupaten Kapuas Hulu sebesar Rp10 miliar, Pemerintah Kabupaten Landak sebesar Rp5 miliar, dan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara sebesar Rp2 miliar.

Bank Kalbar menetapkan rencana tambahan modal disetor tahun 2020 sebesar Rp 100 miliar, artinya masih terdapat sisa kekurangan tambahan modal disetor sebesar 27 miliar.

“Bank Kalbar akan terus melakukan pendekatan dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah agar deviden yang telah dibagikan dapat kembali menjadi tambahan setoran modal bagi Bank Kalbar  atau dari anggaran perubahan Pemerintah Daerah dan mudah-mudahan pemerintah daerah dengan kondisi pandemi tetap akan mengalokasi setoran modalnya,” ungkapnya.

Bank Kalbar sebelumnya juga sudah membagikan deviden kepada para pemegang saham. Sesuai dengan akta nomor 19 tanggal 23 April 2020 tentang pengesahan keputusan RUPS Tahunan tahun buku 2019 bahwa pembagian deviden sebesar 50% dari laba bersih tahun 2019 yaitu Rp 183 miliar dengan pembagian sesuai dengan share masing-masing pemegang saham. Sedangkan untuk deviden tahun 2020 akan dibagikan sesuai dengan realisasi laba Bank Kalbar.

Sebagai informasi, salah satu pemegang saham yang akan segera menyertakan modalnya adalah Pemerintah Kota Pontianak. Hal ini menyusul disahkannya Rancangan Peraturan Daerah Kota Pontianak tentang Penyertaan Modal kepada Bank Kalbar. Informasinya Pemkot Pontianak akan menyetorkan sekira Rp10 miliar untuk modal tersebut.

Sebelumnya Gubernur Kalbar Sutarmidji sebagai pemegang saham terbesar mengatakan Bank Kalbar terus menunjukkan progres yang baik. Sejumlah indikator pun terlihat. Dia berharap Bank Kalbar terus meningkatkan kinerjanya.

“Bank Kalbar terus menunjukkan peningkatan kinerja keuangan, peningkatan aset, penyaluran pembiayaan dan dividen kepada pemegang saham. Harapan kami pemberian kredit produktif lebih digencarkan agar ekonomi Kalbar tumbuh dan membuka lapangan kerja. Kita harapkan Bank Kalbar juga terus berekspansi agar bisa bersaing dengan bank-bank umum lainnya,” sebut Sutarmidji.

Sutarmidji juga berharap ke depannya ekspansi-eskpansi Bank Kalbar pada kegiatan yang bisa menumbuh kembangkan perekonomian di Kalbar dan ke depannya Bank Kalbar bisa bersaing dengan bank konvensional lainnya dan bisa menjadi pelopor dalam pembangunan ekonomi di Kalbar. (ars)