Bantah SDN 37 Parigi Tak Laksanakan KBM

INVESTIGASI: Kepala Bidang Pembinaan SD pada Dinas pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Landak, Buyung saat menginvestigasi pelaksanaan KBM di SDN 37 Perigi, Sabtu (24/8) lalu.ISTIMEWA

Nestapa Sekolah yang Berada di Pelosok Negeri

Sepekan terakhir, beredar kabar bahwa SDN 37 Perigi Kecamatan Mempawah Hulu, tak melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM). Sekolah di pelosok bumi intan tersebut pun langsung dikunjungi tim dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Landak.

Miftahul Khair, MEMPAWAH HULU

HASILNYA? Kabar yang tersebar melalui media sosial facebook, ternyata hoaks. Disebutkan ada satu sekolah di kabupaten Landak yaitu SDN 37 Perigi di kecamatan Mempawah Hulu yang tidak melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) sesuai jadwal yang berlaku.
Laporan masyarakat itu ditulis oleh akun wilikabidaga. 4 Juli 2018 yang lalu dan baru viral beberapa hari ini. Akun tersebut menulis informasi pada komentar facebook bahwa SDN 37 Perigi tidak diperhatikan oleh Kepala Sekolahnya. Bahkan menurutnya tidak ada ketepatan waktu pembagian rapor siswa, dan adanya ketidakjelasan informasi libur sekolah.
“Mau menginformasikan SDN 37 di desa Perigi Kecamatan Mempawah Hulu dari informasi masyarakat yang saya dapat, sekolahnya tidak diperhatikan oleh Kepala Sekolahnya, mohon untuk ditelusuri dari Kepala dinas Pendidikan Kabupaten Landak mengirimkan pengawas dan menginvestigasi, informasinya sudah dua semester tidak dibagikan raport, tidak diinformasikan kapan libur sekolah dan masuk sekolah bagi muridnya. Trims,” tulisnya.
Menanggapi informasi tersebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Landak segera melakukan investigasi pada sekolah tersebut pada Sabtu (24/8). Berdasarkan hasil investigasi di lapangan bahwa aktifitas kegiatan belajar mengajar (KBM) berjalan normal.
“Sabtu kemarin kami sudah melakukan pengecekan langsung ke SDN 37 Perigi, dari hasil investigasi kami bahwa kegiatan belajar mengajar di sana sebenarnya berjalan sebagaimana mestinya,” terang Kepala Bidang Pembinaan SD pada Dinas pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Landak, Buyung saat dikonfirmasi Pontianak Post Selasa (27/8).
Selain itu Buyung mengungkapkan bahwa pembagian rapor siswa dilaksanakan sesuai jadwal kalender pendidikan, kecuali pembagian pada bulan Juni 2019 mengalami sedikit keterlambatan karena menunggu cetak rapor K-13 dan menurut Kepala Sekolahnya hal itu sudah diinformasikan terlebih dahulu kepada murid dan orang tua siswa.
“Hasil investigasi kami juga bahwa setiap pembagian rapor siswa dilaksanakan sesuai jadwal kalender pendidikan, kecuali pada bulan Juni 2019 kemarin sedikit terlambat karena menunggu cetak Rapor K-13, tapi sebelumnya sudah diumumkan kepada para murid,” pungkas Buyung.
Buyung melanjutkan, harus diakui SDN 37 Perigi ini berada di daerah sangat tertinggal. Jumlah murid dari kelas 1 hingga kelas 6 total hanya 53 orang, hal ini sesuai dengan data pada buku bank untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Sekolah ini pun hanya memiliki empat orang tenaga pendidik. Terdiri satu Kepala Sekolah berstatus Pelaksana Tugas (Plt), satu guru PNS, dan dua lagi berstatus sebagai guru honorer. Melihat kondisi tersebut, pihaknya akan segera mencari kepala sekolah definitif dan menambah tenaga guru PNS di SDN 37 Perigi tersebut agar proses belajar mengajar berjalan efektif. “Melihat kondisi disana maka kita perlu mencari Kepala Sekolah Definitif dan menambah tenaga guru PNS agar proses kegiatan belajar mengajar bisa efektif,” ujar Buyung.
Ia pun berharap akan ada perubahan di SDN 37 Perigi ini. Juga mengenai pola pikir masyarakat desa yang jauh tertinggal. Sebagai Desa tertinggal, desa ini menurutnya harus menjadi perhatian. Bukan hanya masalah pendidikan tapi juga infrastruktur desa juga perlu dibenahi.
“Banyak hal yang harus dibenahi di sana. Mulai dari sarana dan prasarana sekolah hingga manajemen sekolah. Wajar kalau ada orang yang menulis di media sosial. Tapi itu tidak benar. Karena sesungguhnya sekolah itu berjalan normal,” tegas Buyung. (*)

Read Previous

Bocah Kelas 3 SD Tenggelam

Read Next

Babinsa Jahandung Motivasi Petani Padi

Tinggalkan Balasan

Most Popular