Banten Akhirnya Ditemukan

EVAKUASI: Tim Rescue Pos SAR Sintang saat mengevakuasi jasad Banten (80), korban kecelakaan speedboat di Sungai Kapuas, Kecamatan Embaloh Hilir, yang tenggelam pada Selasa (3/9) petang lalu. ISTIMEWA/

Dua Hari Tenggelam

PUTUSSIBAU – Setelah melakukan pencarian selama dua hari, akhirnya Tim Rescue Pos SAR Sintang berhasil menemukan Banten (80), korban kecelakaan speedboat yang tenggelam di Sungai Kapuas, Kacamatan Embaloh Hilir. Korban ditemukan, kemarin sekitar pukul 11.45 WIB, sejauh 1,5 NM ke arah hilir dari lokasi kejadian.

Kepala Kantor SAR Pontianak Hery Marantika menjelaskan bahwa penyisiran dilakukan mereka sepanjang alur Sungai Kapuas. Hery menerangkan, operasi SAR ini dilakukan mereka untuk mencari seorang korban hilang atas kejadian tersebut, yang awalnya telah dievakuasi delapan orang korban selamat. Korban dimaksud bernama Banten, berjenis kelamin laki-laki, yang bertindak sebagai nakhoda.

“Pada pukul 11.45 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di lokasi kejadian untuk selanjutnya dievakuasi. Pada pukul 14.20 WIB korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga, 10 menit kemudian Operasi SAR dinyatakan ditutup,” ujarnya.

Unsur yang terlibat dalam operasi mereka ini di antaranya Tim Rescue Pos SAR Sintang sebanyak 3 orang, Polres Kapuas Hulu, Polsek Embaloh Hilir, Polair Embaloh Hilir, Koramil Embaloh Hilir, BPBD Kapuas Hulu, Pol PP Kapuas Hulu, Tagana Kapuas Hulu, masyarakat, dan keluarga korban, serta potensi SAR Kabupaten Sintang.

“Atas nama Pimpinan Pusat BASARNAS dan Kantor SAR Pontianak, kami mengucapkan terima kasih kepada unsur potensi SAR, baik TNI-Polri, Bupati Kabupaten Kapuas Hulu beserta jajarannya, organisasi pemerhati SAR dan masyarakat, serta pihak keluarga. Ke depan mari kita tingkatkan lagi sinergitas dalam memberikan bantuan SAR kepada masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwaa speedboat milik Pemda Kabupaten Kapuas Hulu mengalami kecelakaan di Sungai Kapuas, tepatnya di Desa Kerin Nangka, Kecamatan Embaloh Hilir, Selasa (3/9) petang. Akibat kecelakaan tersebut, satu di antaranya, yakni pengemudi hilang dan masih dalam pencarian.

“Hingga saat ini pengemudi speedboat belum ditemukan, atas nama Banten. Sedangkan satu-satunya penumpang di speedboat yang dijalankan Banten itu diketahui selamat beserta tujuh penumpang di speedboat milik Pemkab Kapuas Hulu,” kata Kapolres Kapuas Hulu AKBP Siswo Handoyo, kemarin, di Putussibau.

Handoyo menjelaskan, penumpang yang selamat dalam kecelakaan tersebut yaitu Sudirman (50), pegawai negeri sipil sebagai pengemudi (motoris) speedboat milik Pemkab Kapuas Hulu; Andy (36), honorer; Sukiman (52), pegawai negeri sipil;

Agus, balita berusia 4 tahun; Jahari (55), Suhertimna (40), dan Imelda (40). “Para penumpang tersebut ada yang mengalami luka-luka sehingga sempat dilarikan ke Puskesmas Embaloh Hilir,” ucap Handoyo.

Menurut dia, untuk korban diduga tenggelam atas nama Banten saat ini masih dalam pencarian mereka. Untuk yang satu ini, mereka mengerahkan anggota Polsek serta Pol Airud, dibantu oleh warga setempat dan komunitas peduli bencana Kapuas Hulu bersama anggota TNI setempat. (arf)

Read Previous

Desa Cempedak Kembali Masuk Desa Fokus

Read Next

Pedagang Gorengan Gunakan Gas Elpiji 12 Kg

Tinggalkan Balasan

Most Popular