Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19
Bantu Kebutuhan Pokok dan Edukasi

PROKES: Menerapkan prokes Desa Parit Baru memberikan bantuan kebutuhan pokok bagi warga kurang mampu di desa setempat.Ashri Isnaini/PontianakPost

SUNGAI RAYA — Sebanyak 150 warga kurang mampu di Desa Parit Baru menerima bantuan paket kebutuhan pokok seperti  beras 10 kilogram, telur 30 butir,minyak goreng 1 kilogram, gula 1kilogram dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Parit Baru, Musa mengatakan selain membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok, melalui kegiatan yang merupakan bagian dari program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro tersebut pihak pemerintah desa berharap bisa memberikan sosialisasi sekaligus edukasi lebih maksimal bagi masyarakat setempat mengenai upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 khususnya di Desa Parit Baru.

Kata Musa, selain dialokasikan untuk menyalurkan kebutuhan pokok bagi warga kurang mampu, alokasi anggaran untuk program PPKM Mikro Desa Parit Baru yang diambil dari sekitar 8 persen atau sekitar Rp111 juta dari dana desa akan dipergunakan untuk kebutuhan lain seperti sosialisasi, pembelian masker, hands soap, fasilitas tempat cuci tangan dan sejumlah kegiatan lainnya yang berhubungan dengan penerapan PPKM Mikro Covid-19 di Desa Parit Baru.

Mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki, kata Musa pihaknya hanya bisa mengalokasikan sebanyak 2 persen warga dari total penduduk di Parit Baru untuk mendapatkan bantuan kebutuhan pokok tersebut.

Agar penyaluran bantuan kebutuhan pokok tersebut tepat saasaran, kata Musa pihaknya melibatkan masing-masing RT. “Nantinya pihak RT akan mendata warga mana saja yang dinilai benar-benar kurang mampu, kemudian hasilnya disampaikan ke masing-masing dusun lalu ke pemerintah desa. Jadi ada lima dusun di desa kami. Setelah diseleksi, jadi masing-masing dusun itu ada sekitar 30 warga kurang mampu yang menerima bantuan kebutuhan pokok ini,” ujarnya.

Warga Dusun Nurul Huda Desa Parit Baru, Saonah (65) sangat bersyukur mendapatkan bantuan kebutuhan pokok dari pemerintah desa setempat. “Walaupun jumlahnya tidak seberapa, namun bantuan kebutuhan pokok ini sangat membantu saya dan keluarga untuk memenuhi kebutuhan hiduup sehari-hari, terutama selama Ramadan ini,” ungkapnya.

Hal senada juga diutarakan Warga Desa Parit Baru lainnya, Siti Jubaidah (50) yang mengaku terbantu dengan bantuan kebutuhan pokok tersebut. “Selama musim pandemi Covid-19 ini, cukup banyak yang terdampak, hingga pendapatan keluarga juga menurun, makanya walaupun tidak banyak, bantuan paket kebutuhan pokok ini cukup membantu kami untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ujarnya.

Mengingat masih banyak warga lain yang kurang mampu di desa setempat, baik Saonah maupun Siti Jubaidah berharap ke depan akan lebih banyak pihaknya yang menggelar kegitan serupa dengan memberikan bantuan kebutuhan pokok bagi warga kurang mampu.

Sementara itu Kepala Desa Parit Baru, Musa menambahkan Januari hingga April lalu, total masyarakat Desa Parit Baru yang terpapar Covid-19 sebanyak 263 dan yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 16 orang. “Dari jumlah warga yang terkonfirmasi itu, informasi yang kami dapat ada empat orang yang meninggal, beberapa diantara yang meninggal itu memang sebelumnya ada yang sudah lama memiliki komorbid atau penyakit bawaan seperti diabetes dan sejenisnya,” jelasnya.

Mengingat pandemi Covid-19 hingga saat ini belum berakhir, kata Musa, pihaknya akan terus berupaya maksimal untuk melakukan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19, misalnya dengan terus memberikan sosialisasi, edukasi bagi masyarakat untuk selalu disiplin terhadap protokol kesehatan.

Di sisi lain, lanjut Musa, pihaknya juga melakukan kluster-kluster atau menentukan ditempat mana saja yang akan diberlakukan dengan PPKM Mikro. Kalau memang ada sebuah daearh ditemukan memang rawan terjadi peningkatan kasus konfirmasinya, tentunya kami akan lakukan sosialisasi lebih maksimal di daerah tersebut.

“Selain itu di daerah yang termasuk rentan tadi juga akan kami lakukan pembagian masker dan penyemprotan disinfektan. Yang lebih penting, kembali saya ingatkan, agar masyarakat juga bisa membantun pemerintah dengan terus disiplin menerapkan disiplin protokol kesehatan sehingga upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 bisa lebih maksimal dilakukan,” pungkasnya. (ash)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!