Bantuan Pemda Mulai Mengalir

PENINJAUAN: Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, kemarin (19/7) melakukan peninjauan terhadap sejumlah rumah yang terdampak akibat puting beliung yang melanda Kota Pontianak, tiga hari lalu. HUMASKOT FOR PONTIANAK POST

PONTIANAK – Mulai kemarin (19/7), Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan memberikan bantuan material berupa seng dan kayu kasau untuk bangunan rumah milik warga yang atapnya rubuh akibat diterpa angin puting beliung. Demikian dikatakan Wali Kota (Wako) Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

“Mulai hari ini (kemarin, Red) kita akan membantu seng dan kasau untuk beberapa rumah yang mengalami kerusakan,” kata Wako dalam kunjungannya ke beberapa rumah yang terdampak. Sambil menunggu bantuan terdistribusi, dirinya meminta warga untuk sementara memperbaiki atap mereka menggunakan seng bekas maupun terpal yang ada.

Saat ini pihaknya masih melakukan pendataan, dibantu ketua RT di wilayah yang terdampak, baik di Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat; maupun di Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara. Kendati belum final, dari data yang diterimanya, terakhir jumlah rumah yang terdampak sudah mendekati 300-an unit dengan tingkat kerusakan ringan, sedang, dan berat atau parah.

“Kita masih terus mendata, jadi dinas terkait melakukan pendataan warga yang rumahnya terdampak,” sebutnya.

Edi juga meminta para ketua RT dan RW untuk berperan aktif memonitor kondisi warga. Dia juga meminta agar mereka membantu mendata kondisi fisik bangunan rumah warga yang terkena musibah angin puting beliung.

“Karena ada juga rumah yang tidak berpenghuni terdampak musibah angin puting beliung,” tuturnya.

Edi menyebut, sejauh ini belum ada korban jiwa. Namun, dia menambahkan, hanya ada korban luka ringan seperti luka lecet. Untuk infrastruktur penerangan saat ini pihak PLN, dipastikan dia, tengah mengusahakan penanganan secepatnya. “Semoga listrik bisa berfungsi kembali di wilayah ini,” sebutnya.

Dirinya mengimbau masyarakat Kota Pontianak untuk terus waspada terhadap kemungkinan hujan yang disertai angin puting beliung. Sebab, kata dia, Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Utara yang terdampak angin puting beliung tersebut merupakan jalur baru. “Oleh sebab itu tidak menutup kemungkinan hal yang sama juga bisa terjadi pada daerah lain,” ucapnya.

Edi berharap warga terus waspada dan memperkuat bangunannya. Ia juga mengingatkan, jika terjadi hujan disertai angin, agar tidak berteduh di bawah pohon. (iza)

loading...