Barang Murah Sedang Menggoda

NEW year is coming! Udah lihat spanduk diskon di depan pusat perbelanjaan atau udah bosan nge-skip iklan end year sale di aplikasi atau laman-laman internet? Ya, begitulah keadaan menuju akhir tahun. Diskon besar-besaran digelar, tulisan cuci gudang dipajang paling lebar. Sstt…barang cuci gudang ini biasanya akan dijual dalam jumlah banyak dengan harga yang sangat murah atau bisa dibilang banting harga. Bagi kamu yang sedang berhemat, ini mungkin salah satu godaan terbesar. Apalagi kalau yang dijual barang yang udah kamu pengin sejak lama, duh bimbang!

“Jadi, cuci gudang itu istilah yang digunakan ketika penjual akan menghabiskan stok lama barang dagangannya. Biasanya diadakan akhir tahun seperti sekarang ini untuk menghabiskan stok lama dan akan diisi dengan stok baru untuk tahun depan,” ujar Yulistia, pemilik Barakallah Shop.

Tak sekadar menghabiskan stok lama, cuci gudang juga digunakan untuk menarik pembeli lebih banyak lagi karena tidak dipungkiri ya, barang cuci gudang itu harganya sudah pasti turun jauh dari harga normalnya. Well, bagi kamu-kamu yang doyan belanja, siapa yang nggak tergiur lihat barang-barang yang turun harga?

Bisa dibilang menjual barang cuci gudang ini seperti dikejar deadline. Semakin banyak stok barang yang terjual maka akan memberi semakin banyak pula space  untuk barang-barang baru. Wajar aja kalau patokan harganya kadang nggak masuk akal, yang penting habis. Tapi, apa benar sih barang cuci gudang seburuk itu?

“Barang cuci gudang itu biasanya barang yang minimal belum habis dalam waktu kurang lebih 3 bulan. Selain itu bisa juga barang-barang yang reject atau ada kerusakan sedikit dari pabrik. Nah, karena barang itu merupakan stok lama, jadi pembeli harusnya lebih teliti dan jeli dalam memilah produk yang akan dibeli. Pertimbangannya selain soal kualitas, juga soal tren, apakah barang ini akan ketinggalan zaman atau nggak,” tambah Yulistia.

Nah, Sobat Z, ketelitian dalam membeli barang cuci gudang ini juga harus diperhatikan, ya. Jangan hanya karena murah lalu kalap, eh waktu sampai rumah barangnya banyak yang udah dalam kualitas yang tidak baik, jadi rugi kan? Perhatikan juga tren yang akan datang, apalagi memasuki tahun baru, tren terutama fashion juga jelas berubah sesuai keadaan.

“Kalau kita jual barang cuci gudang itu 80% bersih semua alias ludes karena produk juga tetap diperhatikan kualitasnya. Promosinya tetap mulai dari penyebaran pamflet soal agenda cuci gudang dengan harga murah. Tapi tetap produk dengan kualitas bagus dan harga normal masih jadi yang terlaris,” cerita Yulistia soal toko jilbab yang sudah dikelolanya sejak 2016 itu.

Jadi? Udah siap jadi bagian dari antrean panjang dalam rangka pembayaran barang-barang borongan hasil end year sale kamu di penghujung 2019 ini? Enjoy your end year shopping Sobat Z! (mya)

loading...