Baru Segelintir BUMDes di Sanggau Terkelola Baik

SANGGAU – Hingga saat ini, sedikitnya sudah ada 85 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dari total 163 desa di Kabupaten Sanggau. Dari jumlah tersebut, baru segelintir BUMDes yang terkelola secara baik dan menghasilkan serta terkoneksi baik dengan APBDes.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dannPemerintahan Desa (PMPemdes) Sanggau, Alian tidak memungkiri hal tersebut. Sejauh ini, yang tergolong cukup aktif ada sekira 42 BUMDes. Itupun, kata dia, belum sepenuhnya aktif.

“Kita di Sanggau ini ada 85 BUMDes dari 163 desa. Yang tergolong aktif itu 42 BUMDes. Tetapi aktif itupun belum dalam konteks aktif sebenarnya. Karena, kalau sudah aktif semestinya sudah tertuang dalam APBDes-nya. Ada pendapatan asli desa yang berasal dari BUMDes itu,” ungkap dia, Kamis (9/7) siang.

Menurut Alian, pihaknya selalu menyarankan kepada desa agar melakukan analisa sebelum mendirikan BUMDes. Harapannya, pendirian tersebut dapat memberikan dampak yang maksimal bagi pembangunan di desa dimaksud.

“Saya selalu sarankan kepada desa, ketika mendirikan BUMDes, paling tidak ada tiga analisa, yakni pertama, berapa persen dari penghasilan BUMDes itu untuk pelaksanaan program BUMDes itu lagi. Kedua, berapa persen penghasilan BUMDes itu untuk kegiatan operasional. Ketiga, berapa persen penghasilan BUMDes itu untuk pendapatan asli desa itu sendiri. Sehingga BUMDes yang dibiayai APBDes akan kembali untuk membangun desa,” terang dia.

Alian tidak memungkiri, sejauh ini dibeberapa daerah sudah ada BUMDes yang dikelola secara baik dan menghasilkan diantaranya di Kembayan, Tayan Hilir, Meliau dan Parindu.

“Semoga BUMDes yang sudah terkelola secara baik ini dapat menularkannya kepada desa yang lain. Pastinya, BUMDes yang lain mau mencontoh yang sudah baik dalam hal pengelolaan,” harapnya. (sgg)

loading...