Bea Cukai Sintete Hibahkan Rotan Untuk Pengrajin

Telah dilaksanakan serah terima hibah barang milik Negara berupa rotan sebanyak 185ikat diplbn aruk pada hari kamis tgl 17 oktober 2019. Hibah diserahkan oleh kakanwil djbc bagian kalbar yg diwakili oleh kakpbc tmpc sintete kepada bupati sambas yg diwakili oleh kadis kumindag

SAMBAS – Bea Cukai Sintete menghibahkan barang hasil penindakan atas pelanggaran di bidang ekspor berupa rotan sebanyak 185 ikat senilai Rp. 132.000.000,00. Barang yang merupakan hasil serah terima dari Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643 Wanara Sakti kepada Bea Cukai tersebut diserahkan kepada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sambas, Kamis (17/10) di Pos Lintas Batas Negara Aruk.

Kepala Kantor Bea Cukai Sintete, Denny Prasetyanto mengatakan, hibah yang dilakukan tersebut selanjutnya dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan rotan. “Hasil penindakan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Bea Cukai dan TNI untuk memerangi penyelundupan di daerah perbatasan,” ungkap dia.

Menurutnya, barang tersebut diangkut dan diduga akan diekspor ke Malaysia tanpa diberitahukan kepada petugas Bea dan Cukai, sehingga termasuk dalam pelanggaran kepabeanan sesuai Pasal 53 Ayat 4 dan 102A huruf (e) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 Kepabeanan. Dan atas barang tersebut selanjutnya ditetapkan sebagai Barang Milik Negara (BMN).

“Hal ini merupakan wujud komitmen dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk mendukung pertumbuhan industri dalam negeri,” kata dia.

Lebih Ianjut dia menambahkan, kondisi rotan yang masih baik dan bernilai ekonomis akan lebih bila diolah.  Terlebih pihaknnya, sempat mendengar bahwa pengrajin di Desa Piantus, Kecamtan Sejangkung, Sambas, mengalami kekurangan bahan baku, sehingga menjadi pertimbangan pihaknya untuk menghibahkan rotan sitaan tersebut.

“Kami mempertimbangkan pemanfaatannya agar dapat dihibahkan untuk pengrajin melalui Diskumindag Sambas. Dengan persetujuan Kepala KPKNL Singkawang, kita Iaksanakan hibah rotan ini,” pungkas dia. (sti)

loading...