Belajar Daring, Penyerahan Tugas Ke Sekolah Terapkan Protokol Kesehatan

Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 21 Sintang, Puji Winarti

SINTANG- Sejumlah Sekolah tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Sintang rata-rata menerima keluhan tentang kesulitan orang tua dalam membimbing anak mengerjakan tugas sekolah melalui sistim daring karena terbentur biaya pembelian paket, jenjang pendidikan orang tua serta kesibukan masing-masing orang tua siswa.

Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 21 Sintang Puji Winarti mengatakan sekolah yang berdiri sejak 11 Maret 1985 ini dibangun di tanah seluas enam ribu 289 meter persegi telah berhasil meluluskan sekian banyak siswa, saat pendemi covid-19 ini sistim pembelajaran selain melalui sistim daring, pihaknya juga mempermudah siswa dengan sistem manual yaitu orang tua siswa dapat mengambil dan mengumpulkan tugas anak ke Sekolah secara terjadwal.

“Keluhan para orang tua biasanya kesulitan menjelaskan kembali kepada anaknya tentang tugas yang harus dikerjakan sehingga juga menjadi kendala terhadap pemahaman anak dalam menerima materi pembelajaran,” Kata Puji Winarti, kemarin.

Sementara itu di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Alfajri Baning Kota Sintang mengubah sistim penyerahan tugas, sebelumnya secara terjadwal siswa mendapatkan bimbingan dari guru beberapa menit saat penyerahan tugas ke Sekolah dengan tetap menjalankan protokol Kesehatan, namun saat ini tugas hanya diserahkan oleh orang tua siswa.

Kepala Sekolah MI Alfajri Baning Kota Sintang Muhammad Taufan mengatakan untuk penilaian akhir semester, siswa/i di Sekolah ini mengacu pada hasil atau penilaian tugas sehari-hari mengingat pandemi covid-19 belum berakhir, hal ini untuk mempermudah orang tua siswa ketika harus membeli paket untuk mengerjakan soal ulangan saat ulangan berlangsung serta menghindari kontak langsung antar siswa saat melakukan ulangan secara manual di Sekolah.

“Sejauh ini kami tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menyediakan sarana cuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak saat berada di Sekolah,” kata Muhammad Taufan.

Dikatakan Muhammad Taufan ditengah Pandemi covid -19, pihaknya tetap mengikuti anjuran pemerintah dalam sistim pembelajaran, mendukung upaya pemerintah memutus penyebaran virus corona namun tetap memberikan hak belajar siswa melalui sistim daring.**

error: Content is protected !!