Beras Lokal Landak Tembus Pasar Modern

beras landak

TEMBUS PASAR MODERN: Bupati Landak Karolin Margret Natasa menerima kunjungan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Barat, Heronimus Hero di Pendopo Bupati, Rabu (18/9) siang. ISTIMEWA

Pemprov Bantu Pembinaan Dari Sektor Hulu

NGABANG – Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan TPH) Provinsi Kalimantan Barat siap membantu memasarkan merk beras lokal Landak. Tak hanya itu, dengan sinergi program, Distan TPH siap membantu pembinaan dari sektor hulu hingga hilir.

Kadistan TPH, Heronimus Hero mendukung produk beras lokal Kabupaten Landak yang telah masuk ke pasar modern. Ia mengatakan, pihaknya siap melakukan pembinaan dari hulu sampai ke hilir. Artinya mulai dari pengembangan produksi dan produktivitas padi sampai pada tahap pasca panen.

“Kita akan dukung, bahkan kita siap dukungan kemasan, pengolahan, pengering, mesin penggiling dan lain sebagainya, supaya dihasilkan produk beras yang berkualitas, seragam dan itu bisa memenuhi syarat standar untuk bisa masuk di pasar modern. Saya juga mengapresiasi kinerja Bupati Landak yang sudah mampu memasarkan merk beras lokal Landak di pasar modern,” kata Hero saat kunjungannya ke pendopo Bupati Landak, Rabu (18/9) siang.

Menurut Hero, kedatangannya siang itu ialah secara khusus untuk mengetahui produk beras lokal Kabupaten Landak yang telah masuk ke pasar modern. Sudah ada dua merk beras lokal yang di produksi secara massal di Kabupaten Landak. Satu merk sudah masuk di pasar modern, sementara lainnya berpotensi untuk masuk pasar modern.

Inovasi Pemkab ini menurutnya sejalan dengan program pihaknya, yang ingin mempromosikan beras lokal di pasar modern di seluruh kabupaten/kota yang ada di Kalbar. Melalui sebuah gerakan beras bersama di Kalbar, yaitu bangga bertani.

Program yang ada di Pemkab akan disinergikan dengan provinsi. Menurut Hero, pihaknya akan merangkul semua beras bermerk yang di produksi kabupaten untuk kemudian dipromosikan ke tingkat provinsi khususnya di Kota Pontianak.

“Karena Pontianak itu pusatnya pasar, Makanya pada hari ini kami langsung berkunjung ke Kabupaten Landak untuk menemui bupati, karena pada saat launching kemarin kita belum dapat suplai dari Kabupaten Landak,” Ujar Hero.

Hero juga mengatakan pasar tradisional sudah bisa menerima lebih besar lokal, namun yang lebih penting ialah adanya kerja sama provinsi dengan seluruh kabupaten/kota agar beras yang diproduksi masyarakat Kalbar agar tidak hilang jejak di pasar.

”Karena selama ini banyak beras kita dihasilkan hanya dibeli dengan tanpa kemasan, kemudian dikemas ulang oleh para penampung beras atau pelaku usaha perberasan yang menggunakan merek-merek luar, sehingga beras kita sepertinya tidak ada dan faktanya itu terjadi, kita sudah surplus,” ucap Hero.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kalbar yang mau ambil bagian mempromosikan beras lokal Kabupaten Landak ke pasar modern. Karolin pun mengimbau masyarakat Kalbar khususnya Kabupaten Landak menggunakan dan memanfaatkan produk lokal, guna mendukung produk lokal demi kesejahteraan petani.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan TPH) Provinsi Kalimantan Barat yang telah mau ambil bagian untuk mempromosikan beras lokal asal Kabupaten Landak, ke ranah yang lebih modern. Dengan terjalinya kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Landak dan Provinsi Kalimantan Barat ini, saya secara pribadi sangat yakin sekali bahwa kita akan lebih baik lagi dari yang sekarang ini serta lebih mudah menyebarluaskan beras lokal Landak,” ujarnya. (mif)

Read Previous

Terminal Kijing Serap Rp2,7 Triliun

Read Next

Padam Setelah Lima Hari, Pemadam Lega

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *