Berharap Agustus Bisa Latihan

M. Syaifuddin (kanan) dan Aryn Williams saat sesi latihan Persebaya di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, kemarin (26/2). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos

SURABAYA–Kelanjutan Liga 1 2020 belum final. Tapi, mungkin kompetisi dihelat September mendatang. Jika benar, pemain Persebaya Surabaya meminta waktu untuk melakukan persiapan.

’’Kalau kompetisi dimulai September, setidaknya tim sudah latihan pada Agustus,’’ kata Rendi Irwan disiarkan Jawa Pos.

Menurut dia, pemain harus diberi waktu untuk mengembalikan kondisi. Apalagi, nyaris tiga bulan pemain Green Force –julukan Persebaya– tidak berlatih di lapangan. Praktis, kondisi fisik mengalami penurunan.

Bek Hansamu Yama senada dengan Rendi. Dia menganggap pemain perlu tampil dalam kondisi fisik terbaik. ’’Kalau durasi mengembalikan kondisi fisik itu kembali ke pemain masing-masing,’’ jelas mantan pemain Barito Putera tersebut.

Tapi, dia menilai ada satu hal yang bakal membutuhkan waktu yang lebih panjang. ’’Yang memakan waktu ya mengembalikan chemistry antar pemain agar kembali padu dan kompak lagi,’’ bebernya.

Masalahnya, belum ada jaminan apakah Agustus pandemi sudah berakhir. Kalau belum berakhir, Persebaya mungkin akan kesulitan mencari tempat latihan. Sebab, Surabaya masuk dalam zona merah Covid-19. Pun demikian dengan Sidoarjo. Di dua daerah itulah Persebaya sering menggelar latihan.

Di Surabaya, Persebaya sering berlatih di Lapangan Polda Jatim. Sementara itu, Stadion Gelora Delta jadi langganan ketika berlatih di Sidoarjo. Rendi tahu izin latihan di dua tempat itu bisa jadi masalah baru ke depan.

’’Yang jelas, saya sebagai pemain ngikut saja nanti mau latihannya di mana. Semoga sih dapat izin,’’ terang bapak tiga anak tersebut.

Soal tempat latihan, Hansamu punya masukan. Bek 25 tahun tersebut berharap tempat latihan tetap jadi perhatian. Sebab, kesehatan pemain dianggap yang paling penting. Jika tempat latihan tidak aman, pemain bisa jadi korban. ’’Jadi, sebaiknya mencari tempat latihan yang safe ya,’’ jelas suami Zerlinda Gitta Anggraeni tersebut. (IST)