Berharap Dukungan Perusahaan Melalui CSR

BERI PENGARAHAN: Bupati Kayong Utara Citra Duani memberikan pengarahan kepada perwakilan PT. Lima Srikandi Jaya yang diterimanya di Istana Rakyat/Pendopo Bupati Kayong Utara, Jumat (10/9) lalu. PROKOPIM FOR PONTIANAK POST

SUKADANA – Pihak perusahaan diharapakan dapat berkomitmen mendukung program pemerintah melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Harapan tersebut disampaikan Bupati saat menerima perwakilan PT. Lima Srikandi Jaya di Istana Rakyat/Pendopo Bupati Kayong Utara, Jumat (10/9).

“Saya menginginkan agar pihak perusahaan berkomitmen dalam memberikan bantuan, serta membagi secara merata dana CSR,” pesan Bupati.

“Saya ingin dari pertemuan ini akan ada tindak lanjutnya ke depan, yaitu dengan dibentuknya kemitraan antara Pemerintah Daerah dengan pihak perusahaan. Hal ini guna untuk membahas segala program-program kita, agar tidak hilang begitu saja, serta pihak perusahaan supaya berkomitmen dalam membantu dan bantuan CSR tersebut diberikan secara merata disetiap kecamatan,” ucap Bupati.

Terkait dengan rusaknya dermaga Teluk Melano, Bupati mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan dan itikad baik perusahaan, untuk memperbaikinya. “Saya mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Dinas Perhubungan, dan menyambut baik itikad baik dan komitmen perusahaan untuk memperbaiki dermaga Teluk Melano,” ujar Citra.

Sementara itu, perwakilan perusahaan, Setyo Wibowo menyatakan bahwa pihaknya siap bertanggung jawab untuk memperbaiki seluruh kerusakan dermaga. “Pada intinya, kami dari pihak perusahaan akan bertanggung jawab dan siap untuk memperbaiki seluruh kerusakan dermaga yang berada di Teluk Melano tersebut dan kami harap permasalahan ini agar cepat terselesaikan dengan baik,” ucap Wibowo.

Selain memperbaiki dermaga, Wibowo juga menyampaikan bahwa ke depan pihaknya akan membantu Pemerintah Daerah di sektor pertanian dan kesehatan melalui dana CSR. Hal ini, dimaksudkan dia, guna untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kayong Utara.

Sebagaimana diberitakan beberapa waktu lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kayong Utara akan melakukan kajian teknis atas robohnya dermaga di Simpang Hilir, saat kapal tunda (tugboat) bersandar, Minggu (5/9) malam. Padahal untuk dermaga tersebut belum lama selesai dibangun dengan pagu dana kontrak sebesar Rp906 juta. (dan/Japri/Prokopim)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!