Berharap Gubernur Cepat Ambil Tindakan

RUSAK PARAH: Kondisi ruas jalan Pemerintah Provinsi Kalbar di Kayong Utara yang cukup parah. DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

SUKADANA – Kondisi ruas jalan Provinsi yang menghubungkan Sukadana – Siduk di Kabupaten Kayong Utara mendapat tanggapan salah satu pentolan dari Band Arwana, Yudi Chaniago. Usai mengisi acara di Kayong Utara menuju Kabupaten Ketapang, drumer band legendaris tersebut mengaku terkejut melihat kondisi jalan yang rusak parah dan sulit dilalui kendaraan saat melintas.

“Terakhir di akhir tahun kemarin (2019) saya ke Kayong Utara, jadi terkejut juga melihat kondisi jalan sekarang. Bahkan ada dua, tiga  miting tadi kita lewati,” jelas Yudi, Senin (23/11) di Sukadana.

Yudi berharap pemerintah dapat merespons cepat kondisi jalan saat ini. Dia melihat banyak masyarakat baik pengendara roda dua maupun roda empat yang antre untuk dapat melintas di jalan yang rusak parah tersebut.

“Kondisi jalan yang kecil dan rusak saya lihat tadi antre juga yang lewat, belum lagi berpapasan dengan truk yang besar, ngerik liat e,” katanya.

Ia berharap kepada Gubenur Kalbar Sutarmidji bisa segera merespons dan mengambil tindakan cepat terhadap kondisi ruas jalan Sukadana – Siduk yang sudah sejak lama rusak parah. Apa lagi diakui Yudi, kondisi jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi.

“Ini jalannya katanya status jalan Provinsi, Gubenur harus ambil tindakan. Karena saya dengar anggaran terpangkas covid terus. Keselamatan  nyawa serta terhambatnya perekonomian itu lebih penting ditangani, ” pesannya.

Untuk diketahui, Yudi chaniago bersama Wansyah Fadli sendiri ketika itu akan mengisi  acara di sebuah kafe di Ketapang.

Sementara itu,  salah satu warga lainnya, Rizal mengaku,  jalan yang ada saat ini cukup parah. Apa lagi jalur tersebut, menurut dia, sering dilalui kendaraan lainnya,  termasuk saat ambulans rumah sakit juga sering lewat disitu.

Ya,  dikatakan parah lumayan.  Karena jalan itu juga untuk akses ambulans juga sering lewat situ.  Kasian juga kalau yang sakit malah tambah parah.  Ya, mudah-mudahan apa yang menjadi keluhan masyarakat selama ini dapat didengar oleh Bapak Gubernur kita,  karena jalan itu berstatus milik Provinsi,  hanya saja lokasinya di Kayong Utara,” timpalnya.  (dan)

error: Content is protected !!