Bersinergi Jaga Batas Negara

KETAT: Pemerintah terus memaksimalkan keberadaan Pos Lintas Batas Negara Aruk, Kabupaten Sambas. Apalagi ekspor barang via PLBN menunjukkan tren peningkatan. Karenanya, perlu pengawasan ekstra dari berbagai pihak agar tidak ada barang ilegal yang masuk ke wilayah Indonesia.   DOK.PONTIANAK POST

SAMBAS—Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto saat berkunjung di Kabupaten Sambas berharap kepada seluruh stakeholder yang ada di perbatasan dapat terus bersinergi dalam melakukan pengawasan demi memajukan kawasan tersebut.

“Semua pihak, harus bersama-sama saling melengkapi dan saling mengisi dalam rangka menjaga perbatasan. Karena ini demi pembangunan kawasan perbatasan,” katanya.

Kepada Satgas Pamtas, Kasum TNI berpesan untuk terus bekerja sama dengan Bea Cukai, Badan Pengelola Kawasan Perbatasan dan stakeholder lainnya di perbatasan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kepada Satgas Pamtas agar bisa bersama-sama memberikan pelayanan kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan ke Malaysia maupun yang datang dari Malaysia. Disamping melaksanakan tugas-tugas pengamanan perbatasan maupun mencegah kegiatan-kegiatan ilegal,” kata Kasum TNI.

Saat meninjau perbatasan Republik Indonesia-Malaysia di wilayah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kasum TNI yang didampingi Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Asrenum Panglima TNI, Laksda TNI Prasetiawan, M.A.P., Aslog Panglima TNI, Marsda TNI Kukuh Sudibyanto dan Askomlek Panglima TNI, Laksda TNI Lutfi Syaefullah, S.H., M.M. Meninjau jalan tikus di sektor Pos Pamtas Kumba Semunying dilanjutkan ke Pos Pamtas Berjongkong.

Di Kesempatan itu, Kasum TNI menerima paparan dari Dansatgas Pamtas Yonif R 641/Beruang, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono, terkait dengan situasi perbatasan serta upaya-upaya yang telah dilakukan Satgas dalam penanganan PMI/TKI.(fah)

error: Content is protected !!