Bibir Kering Jangan Dikelupas

KEBIASAAN mengelupas kulit bibir yang kering dan pecah-pecah menggunakan tangan atau gigitan harus dihindari karena memberikan dampak buruk. Salah satunya memicu tumor.

Oleh: Ghea Lidyaza Safitri

Kondisi itu sebenarnya tidak hanya berlaku di bibir saja. Namun, di bagian kulit manapun bila ada reaksi radang yang kronis dan terus menerus dimanipulasi, bisa saja akan terjadi mutasi keganasan.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Yuliana Teguh mengatakan, keganasan itu sendiri terjadi karena masing-masing orang punya peran genetik.

“Di setiap orang punya bibit untuk timbulnya sel kanker, ditambah lagi faktor genetik (risiko),” katanya.

Menurutnya, mengelupas bibir dan berubah menjadi tumor pengertiannya cukup luas. Untuk itu, harus mengetahui terlebih dahulu tumor apa yang dimaksud.

Pemilik klinik kecantikan Yu Tee ini menjelaskan bibir merupakan bagian tubuh yang komposisi atau lapisannya ialah mukosa, bukan kulit. Pada lapisan mukosa itu banyak sekali pembuluh darahnya.

“Itulah mengapa banyak orang yang kalau luka di bibir, gusi, cepat sekali sembuh,” jelas Yuliana.

Yuliana mengatakan terlalu dini untuk menyimpulkan mengelupasnya bibir lalu menjadi tumor. Menurutnya, tumor itu adalah sesuatu yang timbul dari permukaan baik mukosa atau kulit. Tumor terbagi dua yakni jinak dan ganas.

Dokter di RS Mitra Medika Pontianak ini mencontohkan beberapa pasien menggosok gigi, tidak sengaja tersodok atau tergigit bibirnya. Ada pula yang kulit bibirnya kering, lalu dimanipulasi dengan cara dikelupas. Lalu, menimbulkan luka.

Begitu ada luka dan karena bibir itu dominasi sekali pembuluh darah yang halus, sehingga mudah berdarah. Pada kondisi tertentu bisa saja terjadi infeksi bakteri hingga tumbuh sesuatu yang disebut eogrenom granuloma pyogenikum atau granuloma pyogenikum yang ada di mukosa bibir.

“Itu suatu penyakit. Mukosa timbul benjolan tetapi disebabkan infeksi bakteri. Kalau disenggol atau tersenggol mudah sekali berdarah,” ungkapnya.

Yuliana menambahkan itu merupakan peradangan yang disertai infeksi pembuluh darah yang terjadi di mukosa bibir. Kasus seperti ini banyak sekali. Orang awam bilang itu tumor.

Menurut Yuliana, ini bisa timbul di mukosa bibir atau kulit. Bisa juga di perbatasan antara mukosa bibir dan kulit. Ketika berada di bibir biasanya disebut mococele.

Pada umumnya, orang mengelupas bibir karena merasa bibirnya kering. Sebaiknya jangan dikelupas, karena akan menyebabkan erosi dan sebagainya. Sebab, mukosa itu susunannya didominasi pembuluh darah halus.

“Jadi kalau sudah dikelupas berdarah, karena kering. Lapisan mukosa seperti bersisik lagi. Jadi, jangan dikelupas,” saran Yuliana.**

error: Content is protected !!