BKIPM Entikong Kembali Berikan Pelayanan

PROTOKOL: Petugas melakukan disinfeksi di ruangan kantor BKIPM Entikong. Kantor ini kembali membuka pelayanan dengan menerapkan protokol kesehatan.   AGUS/PONTIANAKPOST

ENTIKONG – BKIPM (Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan) Entikong kembali memberikan pelayanan selama sepekan mulai 22 Juni 2020 sampai dengan 26 Juni 2020. Kegiatan pekan pelayanan publik merupakan rangkaian dari kegiatan Bulan Bakti BKIPM Tahun 2020 yang bertujuan untuk peningkatan layanan kepada masyarakat terkait jaminan kesehatan ikan kepada stakeholder atau pengguna jasa.

“Di tatanan baru ini, kami memberikan pelayanan kepada pengguna jasa dengan mengedepankan protokoler kesehatan. Untuk mencegah penyebaran Covid-19, saat ini pelayanan kepada pengguna jasa telah berjalan seperti biasa dan harus mematuhi anjuran pemerintah yakni menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan,” ungkap Giri Pratikno, Kepala BKIPM Entikong, Rabu (24/6).

Selain memberikan pelayanan kepada pengguna jasa, pada pekan pelayanan publik pihaknya juga melaksanakan kegiatan sosialisasi secara virtual kepada masyarakat terkait pelayanan sistem perkarantinaan ikan dengan new normal dan kondisi perikanan di masa pendemi Covid-19 di Kalbar Khususnya Ekspor ke Sarawak (Malaysia).

“Dengan adanya pandemi Covid-19 maka pelaksanaan pekan pelayanan publik pada tahun ini diterapkan dengan protokol penanganan pandemi Covid-19,” kata Giri Pratikno.  Menurutnya, semenjak Malaysia menutup border Tebedu 18 Maret lalu hingga saat ini ekpor hasil perikanan Kalbar ke Sarawak terhenti total.

Pihaknya terus berkomunikasi dengan KJRI Kuching untuk membincangkan dengan pihak Malaysia agar memberikan kemudahan ekpor hasil perikanan kalbar ke Malaysia di masa Tatanan Baru ini.

BKIPM Entikong juga menerapkan Sistem Informasi Mutu dan Karantina Terintegrasi Online yang mana sistem aplikasi ini dibuat untuk memudahkan pengguna jasa untuk mengakses dalam hal melakukan registrasi online, pelaporan online lalu lintas komoditas perikanan, pengaduan, mengisi indeks kepuasan masyarakat (IKM) dan kebutuhan informasi lainnya terkait sistem perkarantinaan dan mutu. Diharapkan dengan peningkatan pelayanan publik yang dilakukan secara berkesinambungan akan memberikan peningkatan kenyamanan dan kepuasan pengguna jasa pada era New Normal. (ags)

loading...