BNI Peduli Bantu Korban Bencana Banjir di Melawi dan Kapuas Hulu

BANTUAN : BNI menyalurkan bantuan berupa paket sembako untuk korban terdampak banjir di Kabupaten Melawi dan Kabupaten Kapuas Hulu. ISTIMEWA

PONTIANAK – Bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Melawi dan Kapuas Hulu mengetuk hati banyak pihak. Mereka berupaya membantu meringankan beban warga terdampak dengan memberikan bantuan berupa uang maupun barang. Tak terkecuali bagi BNI. Bank milik negara ini turut serta dalam membantu meringankan warga terdampak banjir dengan menyalurkan paket sembako.

“Kami merasa perlu untuk membantu mereka yang terdampak banjir di dua kabupaten tersebut. Penyaluran paket sembako kali ini, masing-masing Rp35 juta untuk Kapuas Hulu, dan Rp25 juta untuk Melawi,” ungkap RS Jafar Shadiq, selaku Pemimpin Cabang Sintang yang membawahi BNI Kabupaten wilayah kerja Sintang, Sekadau, Melawi, Sanggau, dan Kapuas Hulu.

Dia menjelaskan, penyaluran paket sembako tersebut bersinergi dan dibantu oleh Tim Reaksi Cepat Pramuka Kapuas Hulu, Basarnas, Dinsos, BPBD, TNI Polri dan Unsur Pemerintahan Tim Penanggulangan Bencana Banjir di masing-masing kabupaten terdampak banjir, serta masyarakat sekitar. Sinergi ini dilakukan agar bantuan yang diberikan dapat berjalan baik dengan tepat sasaran.

“Adapun yang menyerahkan bantuan ini adalah Pemimpin BNI Nanga Pinoh, Dina Natalia, dan Pemimpin BNI Putussibau, Eka Pranata,” kata dia.

Bantuan paket tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terkena dampak bencana banjir yang melanda dua kabupaten tersebut sejak beberapa hari yang lalu. Dia juga berharap, sekaligus mendoakan agar banjir segera surut dan masyarakat dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala.

Sementara itu, Wakil Pemimpin Wilayah Kalimantan Area Kalbar, Kartiko S Widjayanto bantuan yang diberikan BNI berupa sembako kepada warga Kota Nanga Pinoh dan Kota Putussibau yang terkena musibah banjir, merupakan salah satu wujud kepeduliannya untuk membantu meringankan penderitaan warga masyarakat di daerah tersebut.

“Karena kami sadar bahwa BNI 46 bisa ada dan tumbuh berkembang karena keberadaan kami, inshaa Allah dapat diterima oleh masyarakat di Melawi dan Kapuas Hulu khususnya di kota Putussibau dan sekitarnya, sehingga pada saat ada musibah ini kami pun merasa berkewajiban untuk membantu,” tutur dia.

Adapun terkait dengan layanan kepada nasabah, lanjut dia, pihaknya tetap membuka layanan di kota Nanga Pinoh dan khusus untuk nasabah di Kota Putussibau, paling lambat hari Senin pelayanan dibuka secara normal. (sti/ser)

 

error: Content is protected !!