BNNK Gelar Workshop di SMPN 1 Pontianak

FOTO BERSAMA: Kepala dan Kasie P2M BNNK Pontianak serta Kepala dan dewan guru SMPN 1 Pontianak foto bersama usai kegiatan.WANDI/PONTIANAK POST

Wujudkan Sekolah Bersinar

BADAN Narkotika Nasional (BNN) Kota Pontianak menggelar workshop P4GN di SMPN 1 Pontianak, Kamis (19/9). Kegiatan dihadiri Kepala BNNK Pontianak Agus Sudiman, Kasie P2M BNNK Pontianak Nuryakin, Kepala SMPN 1 Pontianak Yuyun Yuniarti, serta 52 guru dan tata usaha SMPN 1 Pontianak.

Kepala SMPN 1 Pontianak, Yuyun Yuniarti mengatakan, workshop P4GN bagi pendidik dan tenaga kependidikan digelar guna memberikan pembekalan pada guru untuk lebih memahami bahaya narkoba, sehingga bisa deteksi awal siswa agar dapat terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Kami sengaja mengundang BNNK Pontianak untuk memberi pembekalan tambahan pengetahuan bagi dewan guru supaya mereka bisa membantu sekolah medeteksi peserta didik agar tidak terjaring narkoba,” ungkapnya.

Yuyun selalu mengkampanyekan sekolah bersinar (bersih narkoba), sehingga siswa/i SMPN 1 Pontianak tidak ada yang terjerat dengan kasus narkoba. “Saya berharap keluarga besar SMPN 1 Pontianak yang kita cintai ini terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba agar anak didik menjadi generasi emas penerus bangsa,” harapnya.

Animan, guru senior SMPN 1 Pontianak mengapresiasi kedatangan BNNK pontianak dalam workshop P4GN di lingkungan pendidikan, khususnya di SMPN 1 Pontianak. “Ini menambah wawasan kami sebagai tenaga pendidik dan dapat mengetahui tentang bahaya narkoba,” ujarnya.

Saat menutup workshop, Kepala BNNK Pontianak, Agus Sudiman berharap, melalui workshop tersebut, para pendidik menjadi penggiat anti narkoba. “Kejahatan narkoba bukan hanya suatu masalah yang harus diselesaikan, tetapi juga proses berkelanjutan. Karena di balik semua kejahatan tersebut akan ada tindak kejahatan lain yang muncul demi mendapatkan kepuasan semata dari barang haram tersebut,” katanya.

Ia menambahkan narkoba merupakan permasalahan rumit dan telah menjadi kecemasan masyarakat luas. Berulang kali para pihak yang terkait seperti BNN, Kepolisian, TNI, dan Instansi Pemerintah terkait bersama-sama melakukan pengontrolan bahkan pemusnahan.

“Di balik setiap kenikmatan dalam usaha para sindikat jaringan narkoba yang menjadikan korbannya kecanduan, hal lain yang membuat mereka terpikat yaitu keuntungan yang sangat menggiurkan bagi mereka yang terlibat dalam jaringan narkoba,” pungkasnya. (wan/ser)

loading...