Bougenville Delegasi Indonesia di Kuching

Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya foto bersama para penari Bougenville. Foto: Istimewa

Tampilkan Tari-tari Berprestasi

KUCHING-Lembaga Bougenville Pontianak menjadi salah satu yang dipercaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) mewakil Indonesia di Festival Budayaw BIMP-EAGA (Kawasan Pertumbuhan ASEAN Timur-Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina) ke-2.

Festival yang dilaksanakan di beberapa titik lokasi di Kuching, Sarawak, Malaysia itu dimulai, Selasa (19/11) hingga Sabtu (23/11).

Menurut Ketua Lembaga Bougenville Yuza Yanis ada beberapa tarian yang ditampilkan untuk memeriahkan kegiatan tersebut. Terutama tari-tari prestasi dari Bougenville seperti Tari Serai Serumpun, Tari Bebasoh, Tari Dare Besuke Rie, Tari Jepin Tempurung dan Tari Belidak.

“Semua tari yang akan ditampilkan merupakan tari kreasi yang berpijak pada kearifan lokal daerah. Tari Bebasoh, misalkan, bercerita tentang sekelompok anak gadis yg mencuci pakaian (bebasoh) di sungai,” katanya.

Ia mengatakan sungai sangat akrab dengan kehidupan masyarakat melayu di pesisir. Tari ini menggambarkan kedekatan hubungan antara manusia dan alam. Dimana hubungan harmonis antara alam dan manusia harus terus dijaga. “Sehingga menjaga alam adalah juga menjaga budaya kita,” tambahnya.

Tari Bebasoh dibawakan saat acara pembukaan bersamaan dengan penampilan dari tiga negara sahabat. “Brunei tampil lebih dahulu, dilanjutkan Indonesia, Malaysia, Filipina. Diakhiri dengan pflashmob menyanyikan hymne BIMP,” jelas pria yang pernah berkarir di Bank Kalbar ini.

Ada 14 penari dan sembilan pemusik yang dibawa Bougenville dan juga tampil dalam slot Jewels of the EAGA. Selain tim tari, Kemdikbud RI juga membawa tim kesenian lain seperti paduan suara dari ITB, angklung, narasumber untuk kolokium serta kuliner dan biro perjalanan wisata.

“Mudah-mudahan semuanya bisa maksimal (sampai selesai) dan dapat mengharumkan nama Indonesia,” harap Yuza.(bar/r)

Read Previous

Pendaftar CPNS Keluhkan Daftar Online, Belasan Kali Mengakses Kerap Gagal

Read Next

Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *