BPR di Kalbar Segera Ajukan Subsidi Bunga

Ketua Perbarindo Kalbar-Kalteng, Agus Subardi

PONTIANAK – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) turut terlibat dalam menyukseskan program subsidi bunga yang menjadi salah upaya pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional. Di Kalimantan Barat, sejumlah BPR tengah memproses pengajuan program tersebut agar segera dapat direalisasikan. Besar harapan melalui program ini, kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) dapat diminimalisir.

“BPR sudah proses pengajuan subsidi bunga sudah pada tahapan menginput transaksi yang siap untuk ditagihkan kepada Kemenkeu,” ungkap Ketua Persatuan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (PerbarindoKalbar-Kalteng, Agus Subardi, Kamis (10/9).

Dia menilai, program ini merupakan program yang sangat positif karena dapat membantu debitur UMKM meringankan beban bunga debitur selama program subsidi berlangsung. BPR menurutnya sangat mendukung program subsidi bunga yang diberikan oleh pemerintah kepada debitur yang terdampak wabah Covid 19. Dukungan itu, dibuktikan dengan kesediaan BPR turut serta dalam pengajuan subsidi bunga tersebut.

Sejauh ini, diakuinya belum tampak pengaruh yang signifikan dikarenakan program ini masih dalam tahapan proses pengajuan. Namun begitu, melalui program ini dia berharap akan berpengaruh pada kinerja BPR di Kalbar, terutama angka kredit bermasalah. Angka kredit bermasalah di BPR mengalami kenaikan, dampak dari pandemi covid-19.

“Dana masyarakat sebenarnya meningkat, kredit meningkat, tetapi ada yang kurang baik yaitu NPL yang ada kenaikan. Untunglah pemerintah memberikan subsidi bunga sehingga diharapkan dapat membantu meminimalisir masalah NPL,” tutur Direktur Utama Perumda BPR Khatulistiwa ini.

loading...